<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110187">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN ANTARA METODE OTSU THRESHOLDING DAN KOEFISIEN BACKSCATTERING UNTUK DETEKSI GENANGAN BANJIR STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>ACEH UTARA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HILYATUL ULA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Aceh Utara adalah salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang merupakan salah satu daerah yang sering mengalami bencana banjir. Untuk memantau dan memperkirakan dampak banjir dalam waktu yang hampir bersamaan diperlukan penggunaan berbagai teknik salah satunya adalah teknik penginderaan jauh. Teknik penginderaan jauh adalah sumber informasi yang sangat efektif untuk menentukan badan air pada area yang luas dan dapat digunakan untuk pemetaan terhadap banjir dengan resolusi temporal dan spasial yang memadai. Salah satu cara untuk melakukan pemetaan banjir adalah dengan citra satelit Sentinel-1 SAR. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu Otsu Thresholding dan metode koefisien Backscattering. Tujuan dari penelitian ini adalah Menampilkan peta permukaan tubuh air yang terkena dampak banjir Kabupaten Aceh Utara dan memaparkan perbedaan metode Otsu Thresholding dengan koefisien backscattering dalam pembuatan peta sebaran genangan banjir. Hasil dari penelitian ini berupa luas sebaran genangan di Kabupaten Aceh Utara. Hasil luasan genangan yang dihasilkan berbeda karena jumlah citra dan nilai threshold yang digunakan pada kedua metode berbeda. Adapun luas genangan yang dihasilkan dengan metode Otsu Thresholding yaitu ±1.830 ha. Sedangkan luas genangan yang dihasilkan dengan metode koefisien Backscattering yaitu ±7.168 ha.&#13;
&#13;
Kata kunci: Deteksi Banjir, SAR, Otsu Thresholding, koefisien Backscattering, Aceh Utara, Google Earth Engine</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110187</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 15:25:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 15:29:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>