UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN BAKTERI ENDOFIT ASAL DAUN CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN BAKTERI ENDOFIT ASAL DAUN CIPLUKAN (PHYSALIS ANGULATA L.)


Pengarang

Puan Fatimatun Zahra - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Fauziah - 197411241999032003 - Dosen Pembimbing I
Lenni Fitri - 198207282006042002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1908104010022

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Biologi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas isolat bakteri endofit asal daun ciplukan (Physalis angulata L.) sebagai antibakteri dan antioksidan serta mengetahui senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan. Pengujian antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer yaitu dengan teknik difusi agar dengan cork borer yang dilakukan terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Aktivitas antibakteri dilihat berdasarkan zona hambat yang terbentuk. Uji antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) dengan konsentrasi yang digunakan yaitu 10 ppm, 25 ppm, 50 ppm, 100 ppm, dan 150 ppm. Kontrol positif yang digunakan adalah asam askorbat dengan konsentrasi yang digunakan adalah 3 ppm, 6 ppm, 9 ppm, 12 ppm, dan 15 ppm. Setiap sampel diukur absorbansinya pada panjang gelombang 517 nm menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Aktivitas antioksidan dapat dilihat oleh nilai IC50 yang diperoleh. Analisa senyawa metabolit sekunder menggunakan metode Gas Cromatography and Mass Spectroscopy (GCMS) terhadap supernatan isolat BEDC8 karena menghasilkan zona hambat antibakteri dan aktivitas antioksidan terbesar. Isolat BEDC8 menghasilkan zona hambat paling besar diantara isolat lainnya dan lebih kuat dalam menghambat bakteri S. aureus (8,63 ± 0,60 mm) dibandingkan terhadap E. coli (1,50 ± 1,30 mm). Aktivitas antibakteri isolat bakteri endofit asal daun ciplukan terhadap S. aureus dan E. coli adalah kategori sedang dan lemah. Nilai IC50 tertinggi diperoleh oleh isolat BEDC8 yaitu sebesar 134,74 ppm. Aktivitas antioksidan yang dihasilkan oleh isolat BEDC8 tergolong ke dalam kategori aktioksidan sedang. Hasil analisis GCMS menunjukkan bahwa senyawa metabolit sekunder isolat BEDC8 merupakan golongan terpenoid.
Kata kunci: bakteri endofit daun ciplukan (Physalis angulata L.), antibakteri, antioksidan

ABSTRACT This research was conducted to determine the activity of endophytic bacterial isolates from morel berry leaves (Physalis angulata L.) as antibacterial and antioxidant and to determine the secondary metabolites produced. Antibacterial testing used the Kirby-Bauer with agar diffusion method by means of cork borer which was carried out on Escherichia coli and Staphylococcus aureus bacteria. Antibacterial activity was seen based on the inhibition zone formed. The antioxidant test was carried out using the DPPH method (2,2-diphenyl-1-pikrilhidrazil) with concentrations of 10 ppm, 25 ppm, 50 ppm, 100 ppm, and 150 ppm. The positive control used was ascorbic acid with the variety concentrations used such as 3 ppm, 6 ppm, 9 ppm, 12 ppm and 15 ppm. Each sample was measured for its absorbance at a wavelength of 517 nm using a UV-Vis Spectrophotometer. Antioxidant activity seen from the IC50 value obtained. Analysis of secondary metabolites used the Gas Chromatography and Mass Spectroscopy (GCMS) method on the BEDC8 supernatant because it produced the largest antibacterial inhibition zone and antioxidant activity. BEDC8 isolate produced the largest inhibition zone among other isolates and was stronger at inhibiting S. aureus bacteria (8.63 ± 0.60 mm) compared to E. coli (1.50 ± 1.30 mm). The antibacterial activity of endophytic bacterial isolates from morel berry leaves against S. aureus and E. coli was in the moderate and weak category. The highest IC50 value was obtained by isolate BEDC8 which was 134.74 ppm. The antioxidant activity produced by BEDC8 isolate belongs to the moderate antioxidant category. GCMS analysis results showed that the secondary metabolite compound BEDC8 is a terpenoid group. Keywords: morel berry (Physalis angulata L.) leaf endophytic bacteria, antibacterial, antioxidant

Citation



    SERVICES DESK