<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110173">
 <titleInfo>
  <title>PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT PADA IKAN SAPU-SAPU (PTERYGOPLICHTHYS PARDALIS) PADA IRIGASI INDRAPURI, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAMZA AULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Parasit merupakan masalah utama dalam kelangsungan hidup biota atau ikan sapu-sapu karena parasit merupakan organisme yang hidup pada tubuh organisme lain. Parasit dapat merugikan inang yang ditumpanginya karena organisme ini akan menyerap nutrisi pada inang yang di tumpanginya, merusak jaringan serta terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai prevalensi serta nilai intensitas ektoparasit pada ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) di Irigasi Indrapuri, Aceh Besar. Penelitian dilakukan pada bulan september 2023, identifikasi parasit dilakukan di Laboratorium Biologi Laut, Fakultas Kelautan dan Perikanan. Metode penelitian dengan pengambilan sampel pada lokasi secara langsung dengan teknik penyamplingan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengamatan  menggunakan mikroskop pada organ target di bagian kulit, sirip dorsal dan insang. Selanjutnya parasit yang temukan pada ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) diidentifikasi menggunakan buku kabata (1984). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 3 jenis ektoparasit yaitu Trichodina sp. (Protozoa) ditemukan bagian kulit dan insang, Cichlidogyrus sp.(Monogenia) pada insang dan Dactylogyrus sp. (Platyhelminthes) pada sirip dorsal dan insang, dan diketahui bahwa nilai intensitas tertinggi 1,7 ind dan nilai Prevalensi tertinggi 43% adalah jenis parasit Dactylogyrus sp, sedangkan nilai intensitas terendah yaitu 1.5 ind dan nilai prevalensi 7%  adalah Cichlidogyrus sp. Nilai kualitas air yaitu pH 9, suhu 29oC,  Oksigen terlarut 4,5 Ppm dan kedalaman 40 cm. Nilai parameter kualitas air pada irigasi Indrapuri, Aceh Besar masih dalam kondisi optimum terhadap pertumbuhan ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110173</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 12:43:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 12:46:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>