<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110169">
 <titleInfo>
  <title>POLA SPASIAL PERKOTAAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amir Murtadha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tesis&#13;
 &#13;
Pola Spasial Perkotaan Kota Banda Aceh &#13;
 &#13;
Oleh :&#13;
Amir Murtadha &#13;
NIM : 2004201010002&#13;
 &#13;
Program Studi Magister Teknik Sipil&#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Perkembangan kota Banda Aceh yang pesat terjadi pada umunya di wilayah pinggiran&#13;
kota. Dampaknya adalah terjadinya penjalaran yang merupakan fenomena perkotaan&#13;
yang kompleks dan sulit diukur. Pemangku kebijakan memerlukan metode yang&#13;
sederhana untuk mengontrol dan mengevaluasi penjalaran pada perkotaan. Penelitian&#13;
ini mengintegrasikan model Shannon’s Entropy dengan penginderaan jauh dan SIG&#13;
untuk menganalisis pola penjalaran pada setiap kecamatan di Kota Banda Aceh&#13;
berdasarkan dua aspek jarak yaitu jarak terhadap pusat kota dan jaringan jalan untuk&#13;
menggambarkan pola penjalaran perkotaan. Penerapan metode Shannon’s Entropy di&#13;
Kota Banda Aceh pada Tahun 2010-2020 dapat dilihat pada Matriks Relative Entropy&#13;
yang menunjukkan bahwa pola penjalaran linier (Kuadran C) lebih dominan terjadi di&#13;
Kecamatan Banda Raya, Kecamatan Baiturrahman, Kecamatan Kuta Raja,&#13;
Kecamatan Kuta Alam, Kecamatan Lueng Bata, dan Kecamatan Syiah Kuala.&#13;
Sedangkan pola penjalaran Kecamatan Meuraxa dan Kecamatan Jaya Baru berada&#13;
pada kuadran B yaitu pola penjalaran tipe memanjang (Radial), namun pada tahun&#13;
2020 Kecamatan Jaya Baru terjadi perubahan pola penjalaran yaitu pola penjalaran&#13;
linier. Pada kecamatan Ulee Kareng terjadi pola perubahan penjalaran pada tahun&#13;
2020 yang berada pada kuadran D yaitu pola penjalaran melompat (leapfrog&#13;
development) dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2010 dan 2015 pada kuadran C&#13;
dengan pola penjalaran linier. Pola Penjalaran Kota Banda Aceh cendrung&#13;
mengarah ke Timur, Hal ini banyak di sebabkan oleh faktor bentuk lahan yang&#13;
sangat sesuai untuk dijadikan wilayah terbangun. Penjalaran Kota Banda Aceh&#13;
dipengaruhi oleh indikator ruang terbuka hijau, tersedianya drainase, jumlah&#13;
penduduk dan adanya jumlah pelanggan air minum.&#13;
Kata Kunci: Urban Sprawl, Shannon’s Entropy, Geographic Informasi System (GIS) &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 12:07:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-03 14:07:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>