<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110100">
 <titleInfo>
  <title>GAYA KOMUNIKASI KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BANDA ACEH DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Natasya Raudhatul Ulfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi yang diterapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai. Penelitan ini menggunakan Teori Perilaku dari Gage dan Berliner untuk melihat gaya komunikasi seperti apa yang dilakukan oleh Kepala Dinas dalam upaya meningkatkan kinerja pegawainya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini adalah lima orang yang terdiri dari satu orang Kepala Dinas dan empat orang pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Adapun hasil penelitian ini adalah Kepala Dinas menerapkan empat jenis gaya komunikasi dalam kepemimpinannya, yakni pertama the equalitarian style yang ditandai dengan sifat humoris, komunikatif dan egaliter Kepala Dinas, kedua the structuring style dengan memberikan tugas dan hukuman berjenjang melalui Kepala Bidang yang membidangi, ketiga the dynamic style dengan memberikan contoh nyata kepada pegawainya untuk melakukan tugas dan kewajiban bersama, keempat the relinguishing style dengan melibatkan pegawai dalam setiap pengambilan keputusan. Gaya komunikasi Kepala Dinas didominasi dengan the equalitarian style yang ditandai dengan sifat humoris Kepala Dinas didalam proses kepemimpinannya. Usaha Kepala Dinas untuk meningkatkan kinerja pegawai dapat dilihat dengan gaya komunikasinya yaitu dengan menciptakan kedekatan emosional dengan para pegawai, membuat malam apresiasi sebagai ajang penghargaan bagi pegawai, dan melakukan rapat rutin eselon untuk evaluasi kerja setiap minggu. Walaupun Kepala Dinas sudah berusaha memimpin semaksimal mungkin, namun masih juga terlihat beberapa pelanggaran yang dilakukan pegawai seperti pelanggaran jam keluar masuk kantor, masih menumpuknya tugas diatas meja pegawai, dan masih ada pegawai nongkrong saat jam kerja, namun pelanggaran tersebut masih dianggap kecil dan dianggap remeh jadi tidak dipermasalahkan oleh pegawai yang lainnya dan juga karena tidak terlalu berdampak buruk bagi instansi sendiri, oleh karena itu tidak dinaikkan kedalam rapat rutin mingguan untuk diselesaikan lebih lanjut.&#13;
Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Kepala Dinas, Kinerja Pegawai&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110100</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 10:29:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 10:42:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>