<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110093">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG TANDA GEJALA PASIEN CARDIAC ARREST DENGAN SIKAP PERAWAT DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairun Nisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit jantung merupakan angka kematian paling tinggi di Indonesia, sehingga memerlukan perhatian khusus untuk meningkatkan pengetahuan. Maka perawat dituntut untuk memiliki pengetahuan terkait tanda dan gejala serta penanganan dalam mengatasi serangan cardiac arrest. Banyak pasien mengalami kematian klinis, kematian klinis merupakan kematian fungsi susunan saraf pusat, sistem kardiovaskuler dan sistem pernapasan yang tidak dapat ditangani dengan cepat dan tepat akhirnya mengalami kematian biologis, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan dan sikap yang dimiliki oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap perawat tentang tanda dan gejala pada pasien cardiac arrest pada Ruang IGD dan intensive care di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah perawat yang bekerja pada Ruang IGD dan intensive care. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu 56 perawat. Alat pengumpulan data menggunaan kuesioner. Metode analisa data menggunakan analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang tanda gejala pasien cardiac arrest dengan sikap perawat di RSUD Meuraxa Banda Aceh (fisher’s exact test = 0.029). Diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Umum untuk mengadakan pelatihan dan seminar terkait mengenali tanda gejala pasien cardiac arrest agar menurunkan resiko kematian mendadak pada pasien cardiac arrest pada rumah sakit ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110093</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 09:31:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 09:38:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>