HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI UDANG PENAEUS INDICUS DAN METAPENAEUS ENSIS DI PERAIRAN KECAMATAN IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI UDANG PENAEUS INDICUS DAN METAPENAEUS ENSIS DI PERAIRAN KECAMATAN IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR


Pengarang

Nova Rahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammadar - 197210061999031003 - Dosen Pembimbing I
Dedi Fazriansyah Putra - 198406272015041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1711102010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Eksploitasi berlebih terhadap sumber daya dapat mengancam kelestarian udang di perairan timur Aceh. Oleh karena itu perlu dilakukan opsi-opsi pengolahan yang mengatur pemanfaatannya. Tujuan penelitian ini mengkaji analisis hubungan panjang berat, faktor kondisi, nisbah kelamin, upaya pelestarian dan domestikasinya dan membuat konsep pengelolaan sumber daya perikanan udang yang tertangkap di perairan Kecamatan Idi Rayeuk Aceh timur. Metode penelitian yang digunakan Simple Random Sampling yaitu dengan cara pengambilan sampel udang secara acak dari keranjang milik nelayan dalam satu kali layar sebanyak 10%. Sampel udang yang didapatkan sebanyak 105 ekor udang di analisis di Laboratorium Histologi dan Nutrisi ikan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas syiah Kuala. Hasil identifikasi jenis udang menunjukkan jenis udang Penaeus indicus dan udang Metapenaeus ensis. Hasil analisis nilai b jantan dan betina diperoleh udang Penaeus indicus sebesar 0,67 dan 1,18, sedangkan nilai b jantan dan betina udang Metapenaeus ensis sebesar 0,97 dan 1,09 yang menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif. Nilai rata-rata faktor kondisi udang Penaeus indicus dan udang Metapenaeus ensis sebesar 1,01 yang tergolong bentuk badan pipih atau kurus. Nisbah kelamin udang Penaeus indicus jantan lebih banyak dibandingkan udang betina, sedangkan nisbah kelamin udang Metapenaeus ensis jantan lebih sedikit dibandingkan udang betina.
Kata Kunci : udang Metapenaeus ensis, udang Penaeus indicus, Faktor Kondisi

Over-exploitation of resources can threaten the sustainability of shrimp in the waters east of Aceh. Therefore, it is necessary to create processing options that regulate its utilization. The goal of this study is to look at length-weight relationships, condition factors, sex ratios, conservation and domestication efforts, and to develop a management concept for shrimp fisheries resources caught in the waters of Idi Rayeuk District, East Aceh. The research method used is simple random sampling, which involves taking up to 10% of random shrimp samples from fishermen's baskets in one trip. Shrimp samples, including as many as 105 prawns, were analyzed at the Histology and Fish Nutrition Laboratory, Faculty of Marine Affairs and Fisheries, Syiah Kuala University. The identification of shrimp species revealed the types of Penaeus indicus and Metapenaeus ensis shrimp. The results of the analysis of b values for males and females obtained for Penaeus indicus shrimp were 0.67 and 1.18, while the b values for males and females for Metapenaeus ensis shrimp were 0.97 and 1.09, which indicated a negative allometric growth pattern. The average value of the condition factor of Penaeus indicus shrimp and Metapenaeus ensis shrimp is 1.01, which is classified as a flat or thin body shape. The sex ratio of male Penaeus indicus shrimp is higher than that of female shrimp, while the sex ratio of male Metapenaeus ensis shrimp is lower than that of female shrimp. Keywords: Metapenaeus ensis shrimp, Penaeus indicus shrimp, Condition Factors

Citation



    SERVICES DESK