<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110028">
 <titleInfo>
  <title>TRANSPORTASI DALAM “AREA KAMPUS” :</title>
  <subTitle>EKSISTENSI BECAK PADA MOBILITAS MAHASISWA USK DI ERA DIGITAL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD SULTAN AL FANSA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena penumpang becak bermotor khususnya mahasiswa yang masih menggunakan becak sebagai penunjang mobilitas sosialnya. Pembahasan penelitian ini berfokus pada melihat fenomena transportasi konvensional becak bermotor di area kampus pada  era digital diteliti dari objektivitas penumpang. Untuk menganalisa masalah tersebut, peneliti menggunakan Teori Habitus oleh Bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Jenis populasi pada penelitian ini, yakni mahasiswa sebagai penumpang becak bermotor yang diambil secara acak dan menurut kriteria informan pada penelitian ini dan pihak perkumpulan becak Persatuan Tiga Roda Seluruh Aceh (PERTISA). Berdasarkan hasil yang ditemukan di lapangan, dalam  penelitian ini adanya persoalan serius terhadap nasib transportasi konvensional kedepan dan harus dicari solusi. Kehadiran transportasi on-line mengakibatkan menurunnya pengguna becak. Keefisienan, fasilitas yang kurang serta tuntutan era digital banyak penumpang transportasi konvensional becak bermotor beralih menggunakan ojek on-line. Dan kemudahan untuk memiliki kendaraan pribadi melalui kebijakan kredit bank juga menjadi akibat penurunan terhadap penggunaan transportasi umum. Sehingga perlu adanya penyesuaian kebejikan pemerintah yakni penyedia kebutuhan layanan transportasi yang baik (murah, aman, lancar, tertib dan efisien) untuk mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke pengguna transportasi. Secara garis besar penumpang becak bermotor lebih memilih becak sebagai penunjang mobilitasnya karena faktor ada kedekatan emosional yang sudah terjalin terhadap penyedia jasa becak, tarif murah dan nyaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110028</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-30 12:48:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-30 13:47:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>