<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="110016">
 <titleInfo>
  <title>EFIKASI MADU KELULUT (HETEROTRIGONA ITAMA) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) HIPERKOLESTEROLEMIA.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMATUL ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Madu kelulut memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi sehingga baik digunakan untuk mengobati penyakit degeneratif. Penelitian tentang efikasi madu kelulut (Heterotrigona itama) terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus putih (Rattus novergicus) hiperkolesterolemia telah di lakukan dengan tujuan untuk menganalisis efikasi madu kelulut terhadap penurunan kadar kolesterol, untuk mengetahui dosis madu kelulut yang berpengaruh  menurunkan kadar kolesterol dan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari variasi dosis madu kelulut. Penelitian diawali dengan menyiapkan larutan madu kelulut pada konsentrasi 400 ppm, dari konsentrasi tersebut disiapkan tiga konsentrasi pemberian madu kepada tikus putih dengan variasi 10, 50, dan 100 mg/Kg BB. Kemudian dilakukan pengujian aktivitas antikolesterol pada tikus putih hiperkolesterolemia, menggunkan metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 kelompok perlakuan dan 5 kali pengulangan setiap kelompok diberikan pakan hiperkolesterolemia, kelompok kontrol negatif (propiltiourasil 0,01%), kelompok kontrol positif (terapi simvastatin 0,18 mg/200 Kg BB) dan dosis madu kelulut (10, 50 dan 100 mg/Kg BB). Uji antikolesterol dianalisis secara statistika menggunakan ANOVA dua arah dan kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil yang diperoleh menunjukkan madu kelulut dengan variasi dosis tersebut memberikan efek yang signifikan terhadap penurunan kadar kolesterol darah tikus putih hiperkolesterolemia, akan tetapi penurunanya lebih berpengaruh pada dosis 100 mg/Kg BB karena kandungan antioksidan pada dosis 100 mg/Kg BB lebih kuat ditandai dengan nilai IC50 1,564 ppm. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH pada absorbansi λmaks 517 nm memperoleh nilai IC50 madu kelulut P1 dosis 10 mg/Kg BB 9,528 ppm, P2 dosis 50 mg/Kg BB 5,301 ppm, P3 dosis 100 mg/Kg BB 1,564 ppm dengan pembanding vitamin C sebesar 1,028 ppm. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu madu kelulut dapat menurunkan kadar kolesterol darah tikus putih hiperkolesterolemia pada semua dosis akan tetapi penurunan kadar kolesterol yang paling cepat yaitu pada dosis 100 mg/Kg BB dengan nilai IC50 1,564 ppm.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>110016</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-30 11:24:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-30 11:39:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>