<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109996">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS HASIL TANGKAPAN GURITA MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP TEMBAK DI GAMPONG IE MEULEE KECAMATAN SUKAJAYA KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SHAFIA AMALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kota Sabang berada dalam Provinsi Aceh merupakan daerah pesisir atau terluar dan sektor perikanannya, baik ikan ataupun gurita, memiliki potensi dan peluang untuk peningkatan ekonomi masyarakat, sehingga banyak penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Ie Meulee sebagai salah satu gampong yang ada dalam Kota Sabang banyak terdapat gurita di perairannya dan mempunyai kontribusi nyata dalam peningkatan pendapatan masyarakat. Nelayan gurita gampong tersebut dalam menangkap gurita  umumnya menggunakan jenis alat tangkap tembak, namun ada juga sebagian yang menggunakan alat tangkap pancing, tetapi persentasenya relatif kecil. Sistem operasi  alat tembak adalah dengan cara menyelam sampai kedalaman air 15 meter dari permukaan laut untuk mengintai gurita yang ada disarangnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan alat tangkap yang digunakan oleh nelayan gurita Gampong Ie Meulee dan untuk mengetahui rata-rata hasil tangkapan gurita dengan menggunakan alat tangkap tembak yang digunakan nelayan dalam mencari gurita. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, yaitu dengan melakukan teknik survey, observasi dan wawancara. Hasil penelitian membuktikan bahwa alat tangkap yang digunakan oleh nelayan gurita di Gampong Ie Meulee Kecamatan Sukajaya Kota Sabang mencakup dua jenis, yaitu alat tangkap tembak dan alat tangkap pancing. Komponen alat tangkap tembak terdiri dari kayu (untuk gagang panjangnya 110 cm), besi bulat ukuran 10 atau 12 mm (untuk anak tembak panjangnya 90 cm) dan karet pelontar anak tembak 60 cm). Alat termbak ini beratnya berkisar 1 sampai dengan 1,5 kg (tergantung jenis kayu yang dipakai).Rata-rata hasil tangkapan gurita dengan menggunakan alat tangkap tembak di Gampong Ie Meulee Kecamatan Sukajaya Kota Sabang adalah 6-8 ekor dalam setiap kegiatan penangkapan.Hal ini terbukti dari penyebaran kuesioner juga diperkuat oleh hasil wawancara dengan unsur aparatur pemerintahan dan tokoh masyarakat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa alat tangkap tembak berpengaruh besar dalam meningkatkan pendapatan para nelayan pencari gurita di Gampong Ie Meulee Kota Sabang. &#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Hasil Tangkapan Gurita, Alat Tangkap, Pendapatan Nelayan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109996</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 22:45:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-30 10:19:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>