<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109927">
 <titleInfo>
  <title>KOMPARASI ANALISIS KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN PUKAT PANTAI DI DESA PADANG KAWA DAN DESA ALUE NAGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURIA ISRA R. ASMAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan di Aceh merupakan perairan yang sangat strategis sebagai daerah perikanan, sehingga banyak jenis alat tangkap yang digunakan di Aceh, salah satunya alat tangkap pukat pantai. Pukat pantai ialah salah satu alat tangkap tradisional yang masih dipakai di Aceh, hal ini dikarenakan skala usaha pukat pantai relatif kecil. Pukat pantai adalah salah satu jenis pukat kantong yang digunakan untuk menangkap ikan, baik ikan pelagis maupun ikan demersal yang berada di tepi pantai. Penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap pukat pantai telah banyak dilakukan oleh nelayan Aceh. Upaya penangkapan yang dilakukan oleh nelayan dengan jenis alat tangkap ini masih berlangsung hingga sekarang, dimana usaha ini dapat dijadikan sebagai suatu sumber pendapatan. Penelitian komparasi analisis komposisi hasil tangkapan pukat pantai di Desa Padang Kawa dan Desa Alue Naga dilaksanakan pada bulan April 2022 selama 13 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah komposisi jenis hasil tangkapan pukat pantai dan membandingkan komposisi hasil tangkapan pukat pantai. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode survei dengan melakukan pengamatan dan pengumpulan informasi langsung di lokasi penelitian, data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 jenis hasil tangkapan di Desa Padang Kawa dengan komposisi hasil tangkapan dominan oleh ikan teri (Encrasicholina punctifer) yaitu sebanyak 22% dan terdapat 23 jenis hasil tangkapan pukat pantai di Desa Alue Naga dengan hasil tangkapan yang mendominasi adalah ikan pepetek (Leiognathus equulus) yaitu sebanyak 25% serta terdapat 17 jenis hasil tangkapan dengan spesies yang sama.&#13;
&#13;
Kata kunci: Komposisi hasil tangkapan, Pukat pantai, Alue Naga, Padang Kawa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109927</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 11:12:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 11:15:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>