<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109924">
 <titleInfo>
  <title>KONFLIK PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DENGAN MASYARAKAT GAMPONG PANDE TERHADAP PEMBANGUNAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI LOKASI CAGAR BUDAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TUANKU M FAUZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Imu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik Pemerintah Kota Banda Aceh dengan masyarakat gampong pande di &#13;
landaskan adanya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah karena &#13;
pambangunan tersebut berada pada lokasi cagar budaya, hal ini telah melanggar &#13;
Undang-undang No. 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya, pembangunan ini di bangun &#13;
berdasarkan kebijakan kementrian PUPR yang melimpahkan kepada Kota Banda &#13;
Aceh, penolakan terjadi pada tahun 2017 diakibatkan oleh pembangunan IPAL yang &#13;
berada di atas cagar budaya dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengetahui faktor-faktor terjadi konflik dan bagaimana manajemen konflik &#13;
Pemerintah Kota Banda Aceh dengan masyarakat Gampong Pande. Penelitian ini &#13;
menggunakan teori Konflik dan Manajemen konflik. Metode yang digunakan dalam &#13;
penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif pengumpulan data &#13;
dilakukan berdasarkan dengan wawancara dokumentasi observasi data yang kemudian &#13;
akan di olah menggunakan teknik reduksi data penyajian data dan penarikan &#13;
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan IPAL ini bukan hanya &#13;
berada pada konflik cagar budaya tetapi terdapat konflik perbatasan, dampak &#13;
pembangunan IPAL ini kepada lingkungan, kesalahan komunikasi antara pemerintah&#13;
Kota Banda Aceh dan pemerintah desa, dan perbedaan tujuan pemerintah Kota Banda &#13;
Aceh dengan masyarakat. Pemerintah Kota Banda Aceh sudah berdiskusi bersama &#13;
masyarakat mengenai jalan keluar dari permasalahan ini akan tetapi hasil dari diskusi&#13;
tersebut tidak mendapatkan win win solution. Diharapkan kepada Pemerintah Kota &#13;
Banda Aceh dapat mengembalikan lokasi pembangunan dengan cara ditimbun kembali &#13;
dan nisan di relokasi sesuai dengan titik awal penemuan sehingga tidak merusak cagar &#13;
budaya dan juga tidak menghilangkan peninggalan cagar budaya, mengembalikan titik &#13;
awal cagar budaya yang telah di pindahkan, menjadikan Gampong pande sebegai &#13;
museum Bandar Aceh Darussalam karena Kota Banda Aceh sudah berusia 813 tahun, &#13;
diharapkan pemerintah mendaftarkan cagar budaya berupa nisan kepada United &#13;
Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) agar dapat &#13;
terjaga dan terus terlindungi.&#13;
Kata Kunci : Konflik, Cagar Budaya, IPAL, Kota Banda Aceh, Gampong Pande</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONFLICT MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>303.69</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109924</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 11:06:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-05 10:18:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>