<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109916">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP KASUS SKABIES PADA SANTRI DI YAYASAN DAYAH DARUZZAHIDIN  ACEH BESAR TAHUN 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agustina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berdasarkan   pada   kondisi   lingkungan   pesantren   yang   berkaitan   dengan perilaku kesehatan  santri, pondok pesantren  merupakan  salah satu tempat  yang mempunyai resik.o tinggi untuk transmisi  beberapa penyakit. Skabies merupakan penyakit menular yang banyak ditemukan di pondok pesantren, penyakit ini disebabkan oleh infestasi Sarcoptes  scabiei yang mudah menular dari manusia ke manusia., hewan ke hewan dan manusia ke hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan personal  hygiene  terhadap  kasus  skabies  pada  santri  di Yayasan Dayah Daruzzahidin Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada bulan November  2010. Populasi  adalah seluruh santri yang tinggal di Yayasan Dayah Daruzzahidin,   dengan  sampel  sebanyak  90  orang  yang  dipilih  secara  total sampling.    Pengumpulan    data   dilakukan   dengan   menggunakan    kuesioner, anamnesis  dan  kerokan  kulit.  Analisis  data  dilakukan  melalui  univariat  dan bivariat  dengan  menggunakan  statistik. chi-square.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan   bahwa  personal   hygiene  yang  baik. dalam  pencegahan  skabies (50%) dan personal  hygiene tidak baik (50%). Kasus skabies ditemukan  hanya (4.4%) dan pasca skabies (23,3%). Dari hasil uji statistik chi-square menunjukkan adanya hubungan antara personal hygiene  dengan kasus skabies dengan p-value sebesar 0,000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PERSONAL HYGIENE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SCABIES - HUMAN - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.57</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109916</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 10:44:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 11:58:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>