HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPID)RNRUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN INSOMNIA PADA LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPID)RNRUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2013


Pengarang

Titin Rahmawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101020017

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masalah psikologis yang paling banyak terjadi pada lansia adalah kesepian. Kesepian berhubungan dengan perubahan proses psikologis dalam kehidupan. Kurangnya kasih sayang dari keluarga dan hubungan pertemanan yang tidak memuaskan menjadi beban pikiran lansia sehingga menyebabkan insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian yang dibagi tiga jenis yaitu kesepian kognitif, kesepian perilaku dan kesepian emosional dengan insomnia pada lansia. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling, jumlah sampel 65 lansia. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 20 Mei sampai dengan 27 Mei 2013 di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Banda Aceh. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner tentang kesepian yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan literatur dan kuesioner tentang insomnia dari Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisa dengan menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa sebanyak 29 (44,6%) lansia berada daJam kategori kesepian dan 30 (46.2%) lansia berada dalam kategori insomnia. Hasil akhir dari penelitian adalah ada hubungan antara kesepian kognirif dengan insomnia dimana p-value 0,0) < 0,05, ada bubungan antara kesepian perilaku dengan insomnia dimana p-value 0,005 < 0,05 dan ada hubungan antara kesepian emosional dengan insomnia dimanap-vaJue 0,011 < 0,05. Secara keseluruhan, ada hubungan antara kesepian dengan insomnia pada lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Banda Aceh dimana p-value 0,002 < 0,05. Saran bagi petugas panti dibarapkan untuk memperbanyak interaksi sosial dengan lansia penghuni panti dan aktivitas yang bermanfaat

Kata kunci : Kesepian, Lansia, dan Insomnia

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK