<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109899">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA DALAM MEMBANGUN PERSONAL BRANDING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rahmat Ramadhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Personal branding sudah menjadi bagian yang penting bagi pengguna media sosial instagram saat ini. Kebutuhan akan personal branding di era digital memiliki peran krusial dalam menunjukkan identitas dan eksistensi diri. Instagram sebagai salah satu media sosial yang tepat untuk membangun personal branding. Pengusaha, influencer dan politisi adalah profesi yang membutuhkan personal branding untuk menunjang perkembangan karir nya. Namun membangun personal branding membutuhkan waktu dan proses yang konsisten dalam mencapai tujuan branding. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana proses yang dilalui seseorang dalam membangun personal branding mereka di media sosial intagram. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses membangun personal branding Rizki, Awien dan Sabri melewati proses pikiran (mind) dimana mereka berpikir mengenai konsep personal branding dan mereka memberi pemaknaan terhadap personal branding lalu pemaknaan itu dikelola menjadi sebuah konsep berpikir yang mendasari tindakan atau aksi yang akan dilakukan. Yang pada akhirnya menjadi alasan kuat mereka melakukannya dan dalam menentukan tujuan yang ingin dicapai. Makna tersebut penting bagi mereka untuk mendasari tindakan mengenai apa yang akan dilakukan dalam hal ini membangun personal branding. Kemudian dalam proses diri (self) mereka memahami diri dengan baik dan menyadari apa yang mereka lakukan. Pemahaman diri yang baik tampak bagaimana mereka mampu mengenal diri dan orang lain mengenal mereka sesuai branding yang mereka ciptakan. Kesadaran akan kontrol diri terlihat dalam proses personal branding mereka. Mereka menyadari bahwa mereka objek dalam personal branding itu sendiri. Dalam proses masyarakat (society) mereka mampu menjaga batasan-batasan terhadap apa yang ditampilkan dalam branding di instagram. Mereka menyesuaikan tindakan dengan ekspektasi pengikutnya dan menjaga identitas mereka sesuai spesialisasi dalam branding. Namun meskipun ada penyesuaian dengan orang lain tetapi tidak ada pengaruh pengikut atau masyarakat dalam menentukan personal branding seperti apa yang mereka inginkan. &#13;
Kata Kunci: Personal Branding, Media, Instagram, Interaksionisme Simbolik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109899</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 23:36:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 09:40:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>