PENGARUH SELF DISCLOSURE TERHADAP KESEHATAN MENTAL (MAHASISWA AKHIR RANTAUAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SELF DISCLOSURE TERHADAP KESEHATAN MENTAL (MAHASISWA AKHIR RANTAUAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA)


Pengarang

SEROJA LIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Nadia Muharman - 198410082014012101 - Dosen Pembimbing II
Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Penguji
Maini Sartika - 198005012017012101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010064

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya situasi dimana remaja menunjukkan permasalahan-permasalahan emosi yang sering muncul seperti sulit untuk fokus, mengalami anxiety, memiliki harapan yang rendah, berperilaku agresif, impulsive dan sebagainya. Dengan adanya pengalaman dan berbagai tantangan serta tuntutan yang dialami remaja tersebut tidak jarang mempengaruhi kondisi kesehatan mental remaja itu sendiri. Remaja dengan masalah kesehatan mental cenderung mengalami hambatan saat melakukan pengungkapan diri, hal tersebut dikarenakan adanya reaksi-reaksi yang muncul di masyarakat, dan oleh sebab itu remaja dengan kesehatan mental cenderung melakukan pengungkapan diri atau self disclosure kepada orang-orang terdekat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis SPSS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuisioner (Google Form) dengan 70 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan uji validitas, uji reliabilitas, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Heteroskedastisitas). Kemudian pengujian dilakukan menggunakan pengujian hipotesis (analisis regresi linear sederhana) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara self disclosure terhadap kesehatan mental pada mahasiswa akhir rantauan USK. Nilai koefisiensi korelasi (r) sebesar 0,2352 pada taraf signifikansi 5% (0,05).

Kata Kunci : Self Disclosure, Kesehatan Mental. Mahasiswa Akhir, Mahasiswa Rantau

ABSTRACT This research is motivated by a situation where adolescents show emotional problems that often arise such as difficulty focusing, experiencing anxiety, having low expectations, behaving aggressively, being impulsive and so on. With the existence of experiences and various challenges and demands experienced by adolescents, it is not uncommon for them to affect the mental health of the adolescents themselves. Adolescents with mental health problems tend to experience obstacles when disclosing themselves, this is due to reactions that arise in society, and therefore adolescents with mental health tend to disclose themselves or self-disclosure to those closest to them. The method used in this study is quantitative using SPSS analysis. The data collection technique in this study was by distributing questionnaires (Google Form) to 70 respondents. Data analysis techniques in this study were carried out by conducting validity tests, reliability tests, classical assumption tests (normality test, heteroscedasticity test). Then testing was carried out using hypothesis testing (simple linear regression analysis). The results of this study indicate that there is an influence between self-disclosure on mental health in final students of the USK chain. The correlation coefficient (r) is 0.2352 at a significance level of 5% (0.05). Keywords: Self Disclosure, Mental Health. Final Student, Overseas Student

Citation



    SERVICES DESK