<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109898">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SELF DISCLOSURE TERHADAP KESEHATAN MENTAL (MAHASISWA AKHIR RANTAUAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SEROJA LIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya situasi dimana remaja menunjukkan permasalahan-permasalahan emosi yang sering muncul seperti sulit untuk fokus, mengalami anxiety, memiliki harapan yang rendah, berperilaku agresif, impulsive dan sebagainya. Dengan adanya pengalaman dan berbagai tantangan serta tuntutan yang dialami remaja tersebut tidak jarang mempengaruhi kondisi kesehatan mental remaja itu sendiri. Remaja dengan masalah kesehatan mental cenderung mengalami hambatan saat melakukan pengungkapan diri, hal tersebut dikarenakan adanya reaksi-reaksi yang muncul di masyarakat, dan oleh sebab itu remaja dengan kesehatan mental cenderung melakukan pengungkapan diri atau self disclosure kepada orang-orang terdekat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis SPSS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuisioner (Google Form) dengan 70 responden.  Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan melakukan uji validitas, uji reliabilitas, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Heteroskedastisitas). Kemudian pengujian dilakukan menggunakan pengujian hipotesis (analisis regresi linear sederhana)  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara self disclosure terhadap kesehatan mental pada mahasiswa akhir rantauan USK. Nilai koefisiensi korelasi (r) sebesar 0,2352 pada taraf signifikansi 5% (0,05).&#13;
&#13;
Kata Kunci : Self Disclosure, Kesehatan Mental. Mahasiswa Akhir, Mahasiswa Rantau&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109898</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 17:22:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-29 09:39:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>