<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109861">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PLATELET RICH PLASMA TERHADAP GAMBARAN NERVUS ISCHIADICUS PADA MODEL HEWAN COBA TIKUS RATTUS NORVEGICUS PASKA CEDERA SARAF BERDASARKAN PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rike Fitrianita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Cedera saraf perifer lebih banyak disebabkan oleh karena trauma. Nervus Ischiadicus ialah salah satu saraf perifer yang paling umum cedera akibat trauma. Cedera nervus Ischiadicus dapat terjadi akibat tekanan, peregangan atau robekan pada saraf dan umumnya disebabkan oleh iatrogenik. Cedera saraf perifer traumatik dapat menyebabkan iskemia saraf sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf. Platelet Rich Plasma (PRP) mengandung faktor pertumbuhan yang telah terbukti sangat berperan dalam merangsang regenerasi saraf maupun aksonal. Ultrasonografi (USG) salah satu pemeriksaan yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap cedera saraf perifer, dapat digunakan  sebagai diagnosis dan melihat lokasi cedera, terutama dengan resolusi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PRP dalam proses regenerasi saraf paska cedera dengan menilai ukuran diameter dan echogenisitas melalui pencitraan USG&#13;
Metode: Dua puluh lima tikus dibagi menjadi satu kelompok sham operation dan empat kelompok cedera saraf. Kelompok cedera saraf terdiri dari kelompok salin (n=5), sedangkan kelompok perlakuan terdiri dari PRP lokal (n=5), PRP intraperitoneal (n=5), PRP intraperitoneal + PRP lokal (n=5). Area cedera nervus ischiadicus kelompok salin dibungkus dengan gelatin sponge yang direndam dengan 0,2 ml larutan saline 0,9% sedangkan area cedera nervus ischiadicus kelompok perlakuan dibungkus dengan gelatin sponge yang direndam dengan 0,2 ml PRP dan diberikan PRP secara intraperitoneal lima menit setelah proses cedera. Penilaian proses regenerasi saraf dengan menilai gambaran nervus yaitu ukuran diameter dan echogenisitas nervus Ischiadicus melalui pencitraan USG dilakukan pada hari ke-7, 14 dan 21 paska cedera&#13;
Hasil: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan post-test only control group design menggunakan 25 sampel. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji MANOVA didapatkan ukuran rerata diameter nervus Ischiadicus terkecil berdasarkan pemeriksaan USG dan rerata densitas echogenisitas terbesar berdasarakan software ImageJ hari ke-21 pada kelompok perlakuan yang diberikan PRP kombinasi (lokal dan intraperitoneal) dibandingkan dengan kelompok PRP lainnya. Rerata ukuran diameter nervus Ischiadicus terbesar dan densitas echogenisitas nervus Ischiadicus terkecil didapatkan pada kelompok tikus yang mendapatkan salin. Perbedaan rerata diameter dan echogenisitas antara kelompok yang diberikan PRP dan kelompok salin (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109861</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 12:06:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 12:11:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>