POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DALAM PERKEMBANGAN KEAGAMAAN ANAK (STUDI PADA KELUARGA PERKAWINAN LINTAS AGAMA DI MANDAILING NATAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DALAM PERKEMBANGAN KEAGAMAAN ANAK (STUDI PADA KELUARGA PERKAWINAN LINTAS AGAMA DI MANDAILING NATAL


Pengarang

IMELDA SUCIADEWI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Maini Sartika - 198005012017012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010099

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini didasari oleh adanya kasus yang terjadi pada anak akibat orang tua dengan perkawinan lintas agama, seperti anak yang tidak memiliki agama atau keyakinan, bahkan ada juga yang memiliki keyakinan ganda yaitu mengikuti keyakinan kedua orang tuanya yang berbeda tanpa memilih salah satu dari keduanya dengan melihat saat adanya hari-hari besar agama seperti ikut merayakan Idul Fitri dan Natal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi interpersonal yang diterapkan orang tua dalam perkembangan keagamaan anak pada keluarga perkawinan lintas agama di Mandailing Natal. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu meneliti dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teori Belajar Sosial merupakan suatu proses mengamati dan meniru perilaku orang lain, terjadi berbagai proses belajar diantara keduanya. Subjek penelitian ini yaitu empat orang tua yang telah menikah dengan pasangan yang berbeda agama. Hasil penelitian terhadap keempat orang tua berbeda agama menunjukkan bahwa pola komunikasi yang diterapkan orang tua kepada anak berbeda-beda, yakni pola komunikasi permisif (Ester Junita) dengan cara membebaskan anak pada keputusan anak dalam memilih agama, pola komunikasi otoriter (Muliater) dimana adanya pemaksaan pendapat dari sisi orang tua terkait penetapan anak dalam memilih agama, dan pola komunikasi demokratis (Paisah dan Firman Parulian) yaitu dengan cara mendiskusikan terkait keputusan anak dalam memilih agama. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa agama tidak berpengaruh dalam hubungan komunikasi interpersonal orang tua dalam keagamaan anak. Suasana keberagamaan dalam keluarga yang berbeda agama, tidak jauh berbeda dengan keluarga yang seagama. Mereka tetap menghormati satu sama lain, selalu berusaha menciptakan kedamaian dan cinta kasih antar anggota keluarga.

Kata Kunci: Pola Komunikasi Interpersonal, Perkembangan Keagamaan, Perkawinan Lintas Agama

This research is based on the existence of cases that occur in children as a result of parents having interfaith marriages, such as children who have no religion or belief, and some even have dual beliefs, namely following the beliefs of their two different parents without choosing one of the two by looking when there are major religious holidays such as participating in celebrating Eid al-Fitr and Christmas. The purpose of this study was to determine the pattern of interpersonal communication applied by parents in the religious development of children in families of interfaith marriages in Mandailing Natal. The method used is a qualitative method using a case study approach, namely research with data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. This study uses Social Learning Theory which is a process of observing and imitating the behavior of others, various learning processes occur between the two. The subjects of this study were four married parents with partners of different religions. The results of research on the four parents of different religions show that the communication patterns applied by parents to children are different, namely permissive communication patterns (Ester Junita) by freeing the child from the child's decision to choose a religion, authoritarian communication patterns (Muliater) where there is coercion of opinion from the parents regarding the determination children in choosing religion, and democratic communication patterns (Paisah and Firman Parulian), namely by discussing children's decisions regarding choosing a religion. In this study, it was found that religion had no effect on the interpersonal communication relationships of parents in children's religion. The religious atmosphere in families of different religions is not much different from families of the same religion. They still respect each other, always trying to create peace and love between family members. Keywords: Interpersonal Communication Patterns, Religious Development, Interfaith Marriage

Citation



    SERVICES DESK