<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109857">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN KOMUNIKASI EMERGENCY RELAWAN PATWAL ATJEH (ERPA) KOETARADJA DALAM MEMBANGUN KERJASAMA DENGAN STAKEHOLDER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Novita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini didasari oleh kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan prioritas ambulans dan sederet kasus penghalangan laju ambulans yang terjadi di Aceh dan sempat viral. Kendaraan prioritas adalah kendaraan yang memiliki kebutuhan yang sangat penting, kendaraan prioritas diizinkan melanggar aturan, seperti melintasi lampu merah dan melawan arus jika memang diperlukan, contohnya seperti ambulans yang membawa pasien kritis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh Emergency Relawan Patwal Atjeh (ERPA) dalam membangun kerjasama dengan stakeholder. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik wawancara, observasi non- partisipan dan dokumentasi. Jumlah subjek penelitian sebanyak 7 orang, dengan kriteria yaitu anggota dari organisasi ERPA, sopir ambulans, perawat maupun keluarga pasien yang pernah menggunakan jasa ERPA. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model perencanaan komunikasi Philip Lesly. Hasil penelitian ini adalah tahapan perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh ERPA dalam membangun kerjasama dengan masyarakat dengan menggunakan 2 komponen utama dalam perencanaan komunikasi Philip Lesly yaitu orgasnisasi dan publik. Komponen organisasi mempunyai 4 tahapan yaitu analisis khalayak (khalayak aktif dan khalayak pasif), perumusan kebijakan, perencanaan program pelaksanaan, dan kegiatan komunikasi. Sedangkan dalam komponen publik terdapat 2 tahapan yaitu umpan balik atau feedback yang didapat dan tahapan evaluasi yang dilakukan oleh organisasi ERPA.&#13;
Kata Kunci : Perencanaan Komunikasi, Komunikasi Organisasi, Relawan, Emergenci Relawan Patwal Atjeh (ERPA), Kerjasama dengan stakeholder, Model Perencanaan Komunikasi Philip Lesly.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109857</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 10:54:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 11:32:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>