<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109855">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS MIKORIZA DAN DOSIS KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) PADA TANAH ULTISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RAKA ABIYURAI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) adalah tanaman perdu dengan rasa buah pedas yang disebabkan oleh kandungan capsaicin. Untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara jenis mikoriza dengan dosis pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai pada tanah Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kasa dan Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh yang dimulai dari bulan Januari sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3x4 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan dan 36 unit satuan percobaan karena disetiap perlakuan terdiri dari satu tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang produktif, berat basah dan berat kering keseluruhan tanaman, berat basah dan kering akar, berat buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, persentase akar terkolonisasi mikoriza. Pertumbuhan cabai merah terbaik pada tanah ultisol terdapat pada jenis mikoriza campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp). Pertumbuhan cabai merah terbaik pada tanah ultisol terdapat pada pemberian dosis kompos  10  ton ha-1. Pertumbuhan cabai merah terbaik pada tanah ultisol terdapat pada kombinasi mikoriza Glomus mossea dan dosis kompos 10  ton ha-1. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109855</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 10:34:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 10:45:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>