<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109844">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PANTI JOMPO RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alya Maila Tarisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lansia mengalami berbagai perubahan fisik dan dan fisiologis sehingga mereka lebih rentan mengalami risiko jatuh. Faktor risiko paling umum dari kejadian jatuh pada lansia adalah gangguan keseimbangan, dimana perubahan indeks massa tubuh (IMT) dapat menjadi pemicu seseorang gagal dalam menopang tubuhnya di waktu yang tepat sehingga berisiko untuk jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan risiko jatuh pada lansia di Panti Jompo Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengen rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel dilaksanakan pada tanggal 19-23 Desember 2022 dengan teknik total sampling dan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Rentang usia yang dominan 60-69 tahun sebanyak 21 responden (55,3%), dominan berjenis kelamin perempuan sebanyak 25 responden (65,8%), mayoritas responden dengan riwayat medis sebanyak 29 responden (76,3%), mayoritas responden dengan penggunaan obat berjumlah 24 responden (63,2%), dan responden di dominasi oleh lansia tanpa riwayat jatuh sebanyak 28 responden (73,7%). Hasil penelitian didapati mayoritas responden dengan status gizi tidak normal berjumlah 22 responden (57,9%), yaitu underweight  (21,1%), overweight (15,7%), dan obese (21,1%), kemudian berisiko jatuh ringan berjumlah 20 responden (52,6%), risiko sedang 9 responden (23,7%), dan risiko berat 8 responden (21,1%). Hasil analisis data dengan uji korelasi Spearman Rank didapatkan p value 0,627 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan risiko jatuh pada lansia di Panti Jompo Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Status Gizi; Risiko Jatuh; Lanjut Usia</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELDERLY PERSONS</topic>
 </subject>
 <classification>613.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109844</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-28 00:16:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-27 11:38:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>