<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109814">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS AKAD PEMBIAYAAN SYARIAH YANG DIBUAT OLEH NOTARIS NON MUSLIM  DALAM PERSPEKTIF QANUN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Magister Kenotariatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISIS AKAD PEMBIAYAAN SYARIAH YANG DIBUAT OLEH&#13;
NOTARIS NON MUSLIM  DALAM PERSPEKTIF QANUN LEMBAGA&#13;
KEUANGAN SYARIAH&#13;
&#13;
Putri Amelia&#13;
&#13;
Azhari&#13;
*&#13;
&#13;
Teuku Muttaqin Mansur&#13;
**&#13;
&#13;
 &#13;
***&#13;
ABSTRAK&#13;
Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah &#13;
mewajibkan seluruh lembaga keuangan untuk menerapkan sistem syariah pada&#13;
tahun 2020. Semua lembaga keuangan di Aceh mulai dari perbankan, asuransi,&#13;
pasar modal, lesing, koperasi, hingga Badan Usaha Milik Gampong yang&#13;
memakai sistem konvensional harus berubah menggunakan sistem syariah agar&#13;
seluruh kegiatan perekonomian di Aceh berjalan sesuai syariah. Proses konvensi&#13;
yang melibatkan masyarakat luas ini diperlukan persiapan yang matang agar tidak&#13;
merugikan berbagai pihak, karena tujuan utama dari perlakuan Qanun Aceh&#13;
Nomor 11 Tahun 2018 ini adalah untuk meningkatkan pendapatan dan&#13;
kesejahteraan masyarakat. Para intelektual dan ulama moder-nis mempunyai&#13;
pendapat yang berbeda-beda, tergantung dari sudut pandang mereka. Menurut&#13;
ulama kontemporer mengenai hukum kebolehan akad perbankan syariah,&#13;
diantaranya Dr. Abdul Sattar Abu Ghuddah dan Dr. Nazih Hammad sedangkan&#13;
Mahmud Abu Saud (mantan penasehat bank pakistan) dan Muhammad Abu&#13;
Zahrah seorang guru besar hukum Islam pada fakultas hukum universitas Cairo&#13;
memandang  bahwa perekonomian sekarang ini adalah riba. Al-Qur’an telah&#13;
mengatur secara tegas di dalam Surat Al-Baqarah ayat 282 untuk melakukan&#13;
penulisan apabila bermuamalah secara tidak tunai. Menurut Undang-undang&#13;
Jabatan Notaris, Notaris yang beragama non-muslim tetap berwenang dalam&#13;
pembuatan akta syariah selama notaris tersebut sudah mengikuti pelatihan akta&#13;
syariah yang diadakan oleh Perbankan  Syariah dan notaris tersebut mempunyai &#13;
sertifikat pelatihan pembuatan akta syariah yang dikeluarkan oleh Perbankan&#13;
Syariah.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Kedudukan&#13;
Notaris NonMuslim dalam Qanun Aceh Lembaga Keuangan Syariah dan&#13;
Pemenuhan Prinsip Syariah Pada Akad Pembiaayaan Syariah Oleh Notaris&#13;
NonMuslim. Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan&#13;
Syariah mewajibkan seluruh lembaga keuangan untuk menerapkan sistem syariah&#13;
pada tahun 2020. Dengan berlakunya Qanun Aceh Lembaga Keuangan Syariah di&#13;
Aceh, semua pengurusan dan pembuatan akta tersebut harus di buat berdasarkan&#13;
syariat Islam serta Maqashid Syariah yang merupakan suatu sistem yang bertujuan&#13;
untuk mewujudkan nilai-nilai ajarah syariah, sehingga dapat terwujud&#13;
kebahagiaan di dunua dan akhirat.&#13;
Penulisan tesis ini menggunakan metode penelitian Normatif atau Doctrinal&#13;
karena yang dikaji adalah konsep hukum sebagai asas keadilan dan sebagai kaidah&#13;
dalam perundang-undangan, konsep tersebut adalah peraturan perundangundangan,&#13;
&#13;
teori-teori hukum serta yurisprodensi yang berhubungan dengan&#13;
permasalah, khususnya analisis akad pembiayaan syariah yang dibuat oleh Notaris&#13;
non-muslim dalam pelaksanaan Qanun Lembaga Keuangan Syariah.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasanya Notaris nonmuslim&#13;
dalam pembuatan akta syariah dalam proses pembuatannya harus sesuai dengan &#13;
Undang-undang jabatan notaris agar aktanya tetap menjadi akta yang autentik atau &#13;
memiliki pembuktian yang sempurna dan memberikan kepastian hukum kepada&#13;
masyarakat yang membutuhkan atas pembuktian yang sempurna. Jadi jika akta&#13;
syariah tersebut telah berdasarkan undang-undang jabatan notaris dan jika kita&#13;
melihat kewenangan notaris non muslimberwenang membuat akta syariah, maka&#13;
kedudukan hukum akta yang dibuatoleh notaris non muslim adalah tetap menjadi&#13;
akta autentik atau memiliki pembuktian yang sempurna dan notaris selaku pejabat&#13;
umum telah member ikepastian hukum kepada masyarakat yang membutuhkan&#13;
atas pembuktian yang sempurna.&#13;
 &#13;
Kata Kunci : Akad Pembiayaan Syariah, Notaris Non-Muslim, Qanun Lembaga&#13;
Keuangan Syariah &#13;
&#13;
  &#13;
 &#13;
 &#13;
 &#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109814</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 13:52:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 14:28:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>