KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTAR PETUGAS LEMBAGA PEMASYARAKATAN DAN NARAPIDANA DALAM MENCEGAH TERJADINYA GANGGUAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI KELAS IIB SIGLI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTAR PETUGAS LEMBAGA PEMASYARAKATAN DAN NARAPIDANA DALAM MENCEGAH TERJADINYA GANGGUAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI KELAS IIB SIGLI


Pengarang

ILFIA RAHMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Zakirah Azman - 198801122016072101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010086

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini didasari oleh adanya gangguan keamanan dan ketertiban yang terjadi di lapas perempuan kelas IIB Sigli. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana komunikasi interpersonal yang terjadi antar Petugas Lapas dan Narapidana dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas perempuan kelas IIB Sigli kembali terjadi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 3 orang yang berasal dari petugas Lapas dan narapidana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penetian ini adalah dengan teknik wawancara semi terstruktur, observasi non-partisipan dan dokumentasi.. Penelitian ini menggunakan teori penetrasi sosial merupakan proses hubungan dengan orang lain, terjadi beberapa proses adaptasi di antara keduanya, terdapat 4 Tahapan dalam teori penetrasi sosial yaitu: tahap orientasi, tahap penjajakan afektif, tahap pertukaran afektif, dan tahap pertukaran stabil. Hasil penelitiannya, komunikasi interpersonal antar petugas Lapas dan narapidana di Lapas perempuan kelas IIB Sigli sudah efektif, hal ini dapat dilihat dari hasil laporan deteksi dini kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas perempuan kelas IIB Sigli yang hanya berpotensi sebesar 10% saja atau berada di pada status hijau.
Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Petugas Lapas, Narapidana, Gangguan Keamanan dan Ketertiban.

This research is based on the disturbance of security and order that occurred in the Sigli class IIB women's prison. This study aims to describe how interpersonal communication that occurs between Prison Officers and Prisoners in preventing security and order disturbances in Sigli class IIB women's prison occurs again. The selection of informants in this study used purposive sampling techniques with some informants as many 3 people from prison officers and prisoners. This research uses qualitative methods. The data collection method used in this study is semi-structured interview techniques, non-participant observation, and documentation. This research uses social penetration theory as a process of relationship with others, there are several adaptation processes between the two, and there are 4 stages in social penetration theory, namely: orientation stage, affective exploration stage, affective exchange stage, and stable exchange stage. As a result of her research, interpersonal communication between prison officers and inmates in Sigli class IIB women's prisons has been effective, this can be seen from the results of reports of early detection of security and order disturbances in Sigli class IIB women's prisons which only have the potential to be 10% or are in green status. Keywords: Interpersonal Communication, Prison Officers, Inmates, Security and Order Disturbances.

Citation



    SERVICES DESK