<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109812">
 <titleInfo>
  <title>DNA BARCODING IKAN KAKAP (LUTJANIDAE) DI PERAIRAN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ABDUL RAHMAN SIREGAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan kakap (Lutjanidae) merupakan salah satu ikan demersal yang memiliki nilai ekonomis penting di Indonesia termasuk di provinsi Aceh. Total hasil tangkapan ikan kakap di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 222.247,281 ton dan merupakan peringkat pertama di dunia untuk penangkapan ikan kakap (Lutjanidae) sejak tahun 1979-2020. Meskipun demikian, data genetik ikan kakap (Lutjanidae) di Indonesia masih terbatas, khususnya di perairan Aceh selatan. Data genetik diperlukan untuk mengidentifikasi spesies, pengelolaan dan monitoring keanekaragaman hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies ikan kakap (Lutjanidae) berdasarkan urutan barcode DNA dan status konservasinya di perairan Aceh Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Desember 2022. Pengambilan sampel dilakukan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tapak Tuan, Aceh Selatan. Metode ekstrasi DNA dilakukan dengan protkol C-TAB yang telah dimodifikasi. Total sekuen yang dihasilkan pada penelitian ini berjumlah 21 sekuen dengan panjang basa 654 base pairs (bp). Sebanyak 6 spesies ikan kakap (Lutjanidae) berhasil diidentifikasi menggunakan penanda gen COI yakni Aphareus rutilans, Aprion virescens, Lutjanus gibbus, L. johnii, L. rufolineatus, dan Pinjalo lewisi. Rata-rata jarak genetik ikan kakap (Lutjanidae) berdasarkan kimura-2-parameter dalam spesies adalah 0,0049. Berdasarkan jarak genetik dan rekonstruksi pohon filogenetik, L. rufolineatus memiliki jarak genetik paling dekat dengan L. johnii dengan nilai 14,27%, sedangkan jarak genetik terjauh yaitu antara L. johnii dan A. virescens dengan nilai 19,47%. Status konservasi dari semua spesies yang berhasil diidentifikasi dalam penelitian ini termasuk dalam kategori least concern (LC) dengan tren populasi yang tidak diketahui. Hasil penelitian ini akan berkontribusi sebagai dasar strategi pengelolaan sumberdaya ikan kakap (Lutjanidae) di perairan Aceh selatan.&#13;
Kata Kunci : Kakap (Lutjanidae), DNA barcoding, genetik, identifikasi   spesies, Perairan Aceh Selatan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SNAPPERS (FISHES)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LUTJANIDAE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DNA (GENETICS)</topic>
 </subject>
 <classification>597.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109812</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 13:51:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 11:08:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>