DNA BARCODING IKAN KAKAP (LUTJANIDAE) DI PERAIRAN SIMEULUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DNA BARCODING IKAN KAKAP (LUTJANIDAE) DI PERAIRAN SIMEULUE


Pengarang

Adillah Ummamah A.R - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Fadli - 198011292003121001 - Dosen Pembimbing I
Mutia Ramadhaniaty - 199103272020012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911101010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

597.72

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pulau Simeulue adalah salah satu Pulau yang terdapat di provinsi Aceh yang memiliki sumber daya laut yang melimpah. Pulau Simeulue memiliki potensi perikanan yang tinggi di karenakan lokasi yang strategis. Namun begitu, potensi yang dimiliki belum di manfaatkan secara baik dan optimal. Salah satu kelompok ikan yang sering ditemukan di perairan Simeulue adalah Ikan kakap famili lutjanidae. Meskipun demikian, ada beberapa spesies ikan lutjanidae yang memiliki tingkat kemiripan morfologi yang cukup tinggi sehingga sulit diidentifikasi. Karena hal tersebut, dilakukan penelitian tentang DNA barcoding di perairan Simeulue untuk menghasilkan data genetik dari spesies yang ditemukan. Data genetik diperlukan agar dapat mempermudah identifikasi antar spesies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data genetik ikan kakap famili Lutjanidae di perairan Simeulue dengan pendekatan DNA Barcoding menggunakan locus penanda COI serta menambah informasi mengenai biodiversitas dan mengetahui status konservasi ikan kakap lutjanidae di perairan Simeulue. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Desember 2022. Pengambilan sampel di lakukan pada beberapa titik di Pulau Simeulue yang berasal dari nelayan. Ekstraksi DNA sampel dilakukan dengan menggunakan metode C-TAB yang telah dimodifikasi. Didapatkan 15 sampel dari 4 spesies ikan famili lutjanidae dengan panjang basa 639 basepair (bp) yang diidentifikasi menggunakan penanda COI yaitu Aphareus rutilans, L. bengalensis, L. rufolineatus, dan pinjalo lewisi. Jarak genetik antar sampel yang berada dalam spesies yang sama (within) berkisar antara 0,5% (0,0053) sampai 1,2% (0,012). Jarak genetik antar spesies paling jauh adalah A. rutilans - L. rufolineatus dengan nilai 18,831% sedangkan yang paling dekat adalah L. bengalensis - L. rufolineatus yaitu 5,931%. Pohon filogenetik memperlihatkan kedekatan yang sejalan dengan nilai jarak genetik. Status konservasi dari ke-4 spesies termasuk dalam kategori least concern (LC) dengan tren populasi yang tidak diketahui. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi basis data DNA barcoding ikan Lutjanidae yang dapat berperan penting dalam bidang perikanan.

Kata Kunci : Ikan Kakap (Lutjanidae), DNA barcoding, Perairan Simeulue, Genetik, Identifikasi spesies

Simeulue Island is one of the islands in the province of Aceh which has abundant marine resources. Simeulue Island has a high fishery potential due to its strategic location. However, the potential has not been utilized properly and optimally. One group of fish that is often found in Simeulue waters is the snapper family lutjanidae. Even so, there are several species of Lutjanid fish that have a high level of morphological similarity, making it difficult to identify them. Because of this, research on DNA barcoding was carried out in Simeulue waters to produce genetik data from the species found. Genetic data is needed in order to facilitate identification between species. The purpose of this study was to obtain genetik data on the snapper family Lutjanidae in Simeulue waters using a DNA barcoding approach using COI marker locus and to add information on biodiversity and to determine the conservation status of the lutjanid snapper in Simeulue waters. This research was carried out from June to December 2022. Sampling was taken at several points on Simeulue Island. Sample DNA extraction was carried out using the modified C-TAB method. 15 samples were obtained from 4 species of fish in the Lutjanidae family with a base length of 639 base pairs (bp) which were identified using COI markers, namely A. rutilans, L. bengalensis, L. rufolineatus, and P. lewisi. The genetik distance between samples within the same species (within) ranged from 0.5% (0.0053) to 1.2% (0.012). The farthest genetik distance between species is A. rutilans-L. rufolineatus with a value of 18.831% while the closest is L. bengalensis-L. rufolineatus, namely 5.931%. The phylogenetik tree shows closeness that is in line with the genetik distance values. The conservation status of the 4 species is included in the category of least concern (LC) with unknown population trends. The results of this study are expected to become a database for DNA barcoding of Lutjanidae fish which can play an important role in the field of fisheries. Keywords: Snapper (Lutjanidae), DNA barcoding, Simeulue Waters, Genetiks, Species identification

Citation



    SERVICES DESK