<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109810">
 <titleInfo>
  <title>DNA BARCODING IKAN KAKAP (LUTJANIDAE) DI PERAIRAN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adillah Ummamah A.R</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pulau Simeulue adalah salah satu Pulau yang terdapat di provinsi Aceh yang memiliki sumber daya laut yang melimpah. Pulau Simeulue memiliki potensi perikanan yang tinggi di karenakan lokasi yang strategis. Namun begitu, potensi yang dimiliki belum di manfaatkan secara baik dan optimal. Salah satu kelompok ikan yang sering ditemukan di perairan Simeulue adalah Ikan kakap famili lutjanidae. Meskipun demikian, ada beberapa spesies ikan lutjanidae yang memiliki tingkat kemiripan morfologi yang cukup tinggi sehingga sulit diidentifikasi. Karena hal tersebut, dilakukan penelitian tentang DNA barcoding di perairan Simeulue untuk menghasilkan data genetik dari spesies yang ditemukan. Data genetik diperlukan agar dapat mempermudah identifikasi antar spesies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data genetik ikan kakap famili Lutjanidae di perairan Simeulue dengan pendekatan DNA Barcoding menggunakan locus penanda COI serta menambah informasi mengenai biodiversitas dan mengetahui status konservasi ikan kakap lutjanidae di perairan Simeulue. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Desember 2022. Pengambilan sampel di lakukan pada beberapa titik di Pulau Simeulue yang berasal dari nelayan. Ekstraksi DNA sampel dilakukan dengan menggunakan metode C-TAB yang telah dimodifikasi. Didapatkan 15 sampel dari 4 spesies ikan famili lutjanidae dengan panjang basa 639 basepair (bp) yang diidentifikasi menggunakan penanda COI yaitu Aphareus rutilans, L. bengalensis, L. rufolineatus, dan pinjalo lewisi. Jarak genetik antar sampel yang berada dalam spesies yang sama (within) berkisar antara 0,5% (0,0053) sampai 1,2% (0,012). Jarak genetik antar spesies paling jauh adalah A. rutilans - L. rufolineatus dengan nilai 18,831% sedangkan yang paling dekat adalah L. bengalensis - L. rufolineatus yaitu 5,931%. Pohon filogenetik memperlihatkan kedekatan yang sejalan dengan nilai jarak genetik. Status konservasi dari ke-4 spesies termasuk dalam kategori least concern (LC) dengan tren populasi yang tidak diketahui. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi basis data DNA barcoding ikan Lutjanidae yang dapat berperan penting dalam bidang perikanan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Ikan Kakap (Lutjanidae), DNA barcoding, Perairan Simeulue, Genetik, Identifikasi spesies&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LUTJANIDAE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DNA (GENETICS)</topic>
 </subject>
 <classification>597.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109810</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 13:46:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 09:53:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>