<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109806">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH GEL EKSTRAK ALGA MERAH (GRACILARIA VERRUCOSA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PASKA EKSTRASI GIGI HARI KE-14  PADA TIKUS RATTUS NORVEGICUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EVA RAIHANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ekstraksi gigi adalah prosedur pengambilan gigi dari soketnya karena sudah tidak dapat dilakukan perawatan lainnya. Prosedur ini dilakukan dengan trauma seminimal mungkin terhadap jaringan pendukung gigi di sekitarnya. Rumput laut (Gracilaria verrucosa) adalah tanaman herbal yang mengandung senyawa antibakteri, antioksidan dan anti-inflamasi seperti alkaloid, steroid, saponin, flavonoid, fenol dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak Gracilaria verrucosa terhadap jumlah fibroblas dan osteoblas paska ekstraksi gigi hari ke-14 pada tikus Rattus norvegicus. Penelitian yang bersifat eksperimental laboratoris dengan desain post test only control group ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok perlakuan (diaplikasikan gel ekstrak Gracilaria verrucosa) dan kelompok kontrol (diaplikasikan gel basis) masing-masing terdiri dari 5 ekor tikus. Seluruh tikus dilakukan eutanasia pada hari ke-14 lalu dibuat sediaan histologis untuk dilakukan pengamatan dan perhitungan jumlah sel fibroblas dan osteoblas. Hasil perhitungan menunjukkan jumlah fibroblas pada kelompok perlakuan menunjukkan nilai rata-rata ±9,6 dan pada kelompok kontrol mempunyai rata-rata jumlah fibroblas ±11,0, sedangkan jumlah osteoblas kelompok perlakuan menunjukkan nilai rata-rata ±5,84 dan pada kelompok kontrol mempunyai rata-rata ±9,88. Disimpulkan bahwa gel ekstrak Gracilaria verrucosa dapat menurunkan jumlah fibroblas dan osteoblas pada hari ke-14 paska ekstraksi gigi secara histologi.&#13;
Kata Kunci : Gracilaria verrucosa, proliferasi, fibroblas, osteoblas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109806</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 13:34:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 14:06:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>