ANALISIS PRAKTIK SEGMENTASI SOSIO-BUDAYA PADA KEMENANGAN PASANGAN CALON JULIADI-AMIR HAMZAH DALAM PILKADA KOTA BINJAI TAHUN 2020 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PRAKTIK SEGMENTASI SOSIO-BUDAYA PADA KEMENANGAN PASANGAN CALON JULIADI-AMIR HAMZAH DALAM PILKADA KOTA BINJAI TAHUN 2020


Pengarang
Dosen Pembimbing

Effendi Hasan - 197510012009121005 - Dosen Pembimbing I
Ardiansyah - 199013012016041101 - Dosen Pembimbing II
Novita Sari - 199111012019032028 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1910103010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam kontestasi pilkada, setiap kontestan mempersiapkan strategi yang disusun dengan matang. Pelaksanaan strategi bertujuan untuk memperoleh kemenangan dengan suara yang tinggi. Sebagaimana yang dilakukan oleh paslon Juliadi-Amir Hamzah pada pilkada Kota Binjai tahun 2020 yang mendapatkan dukungan dari ulama dan tokoh suku secara terang-terangan melalui video deklaratif dan aksi langsung. Hal tersebut menjadi awal dari pembentukan kelompok masyarakat yang tertarik dengan isu suku, budaya, dan agama atau yang disebut dengan segmentasi sosio-budaya. Segmentasi sosio-budaya yang dilakukan oleh paslon Juliadi-Amir Hamzah memiliki dampak terhadap kemenangan paslon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan teknik segmentasi sosio-budaya paslon Juliadi-Amir Hamzah dan kontribusinya atas kemenangan paslon dalam pilkada Kota Binjai tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan teori marketing politik 4P Niffenegger serta konsep segmentasi sosio-budaya sebagai bahan analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik segmentasi sosio-budaya yang dilakukan oleh paslon Juliadi-Amir Hamzah yaitu: (1) pengelompokkan masyarakat yang tertarik dengan isu agama, (2) melahirkan produk yang pro terhadap agama, serta (3) kampanye yang menyinggung dengan sosio-budaya. Teknik segmentasi sosio-budaya ini memberikan kontribusi pada kemenangan paslon yang terlihat dari dukungan ulama dan tokoh suku, keterlibatan ulama pada kampanye, dan memperkuat perilaku pemilih budaya-agama masyarakat Kota Binjai. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini bahwa paslon Juliadi-Amir Hamzah melakukan teknik segmentasi sosio-budaya sehingga memberikan dampak pada kemenangan paslon dalam pilkada Kota Binjai tahun 2020.

Kata Kunci: Segmentasi sosio-budaya, Paslon Juliadi-Amir Hamzah, Ulama

In the contestation of the local leaders election, each contestant prepares a well- conceived strategy. The implementation of the strategy aims to obtain victory with a high vote. As what has been done by Juliadi and Amir Hamzah in the local leaders election in Binjai in 2020 which is supported by the clerics and tribal leaders obviously in a declarative video and straight action. That became the beginning of the forming of the people who are attracted to the ethnics, culture and religion issues or called as socio-cultural segmentation. The socio-cultural segmentation which has been conducted by Juliadi-Amir Hamzah had an impact to the victory of them. This research is aimed to acknowledge and explain the socio-cultural segmentation of Juliadi-Amir Hamzah and their contribution on the victory of the candidates of the local leaders election in Binjai in 2020. This study uses a descriptive qualitative method approach with Niffenegger's 4P theory and the concept of socio-cultural segmentation as the analysis material. The results of this study indicate that the socio-cultural segmentation techniques conducted by Juliadi-Amir Hamzah are: (1) Classification or segmentation of the people who are interested in religious issue, (2) producing pro-religion products, and (3) campaign about the sociao-cultural issues. These socio-cultural segmentation techniques contributed to thevictory of the pair, as seen from the support of clerics and tribal leaders, the involvement of clerics in campaigns, and strengthening the behavior of cultural-religious voters in Binjai City. Hence, the conclusion of this research is that Juliadi-Amir Hamzah as candidates did the socio-cultural segmentation technique so that showed an impact to the victory of the candidates in the local leaders election in Binjai in 2020. Keywords: Socio-cultural segmentation, Spouse of candidate Juliadi-Amir Hamzah, Clerics

Citation



    SERVICES DESK