<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109795">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KINERJA METODE KLASIFIKASI MENGGUNAKAN FEATURE SELECTION PADA ANALISIS SENTIMEN SMARTPHONE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GHIYALTI NOVILIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Elektro Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penentuan fitur adalah permasalahan utama dalam proses klasifikasi analisis&#13;
sentimen. Pemilihan fitur yang tepat dapat mengurangi dimensi dataset, sehingga waktu&#13;
yang digunakan untuk tahapan klasifikasi menjadi efisien dan nilai akurasi mengalami&#13;
peningkatan. Penelitian ini menggunakan dua metode dalam pembentukan vector&#13;
sentimen, pertama menggunakan fitur n-grams yang menghasilkan 6 fitur dan 18 fitur,&#13;
kedua menggunakan TF-IDF dan Query Expansion Ranking (QER) yang menghasilkan&#13;
vector 10, 20, 30, 40 dan 50 hasil dari perangkingan kata. Nilai f-measure yang dihasilkan&#13;
pada 6 fitur menggunakan Naive Bayes adalah 0.73 dan nilai f-measure pada SVM adalah&#13;
0.76 sedangkan pada 18 fitur, nilai f-measure Naive Bayes sebesar 0.71 dan pada SVM&#13;
sebesar 0.75. Pada kombinasi Naive Bayes dan QER nilai f-measure tertinggi pada&#13;
perangkingan 20k sebesar 0.88, serta pada SVM dan QER nilai f-measure sebesar 0.91&#13;
untuk semua k. Pada fitur n-grams akurasi SVM pada 6 fitur dan 18 fitur lebih baik&#13;
dibandingkan dengan Naive Bayes, Sedangkan pada Query Expansion Ranking (QER)&#13;
nilai akurasi tertinggi menggunakan SVM. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
algoritma SVM lebih unggul dibandingkan Naive Bayes dalam analisis sentimen masalah&#13;
smartphone. Akurasi meningkat ketika feature selection QER digunakan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Naive Bayes, Support Vector Machine (SVM), Query Expansion Ranking&#13;
(QER), F-Measure, Fitur, Vector.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109795</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 12:18:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 12:23:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>