<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109781">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nicky thania</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kumpulan problema anatomik dan kimiawi akibat dari sejumlah faktor dimana didapat defisiensi insulin absolut atau relatif dan gangguan fungsi  insulin yang  mengakibatkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. DM tipe 2  merupakan suatu penyakit multifaktorial yang mencakup hampir seluruh populasi DM di seluruh dunia. Beberapa faktor yang terkait dengan timbulnya DM tipe 2 diantaranya adalah faktor keturunan, tingkat usia, pola makan dan obesitas,  kegiatan fisik  (olahraga),  kebiasaan merokok, hipertensi  serta tingkat pengetahuan seseorang terhadap penyakit DM.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode wawancara terhadap pasien dan tujuan  dari  penelitian  ini  adalah untuk  mengetahui  bagaimana  gambaran faktor risiko tersebut pada pasien  DM tipe 2.  Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional.  Populasi yang diambil adalah seluruh pasien DM yang ada di RSUDZA baik yang dirawat diruang rawat inap maupun yang berkunjung ke poliklinik endokrin.  Pengambilan sampel  dilakukan secara consecutive sampling dengan memperhatikan kriteria  inklusi  dan eksklusi.  Pengolahan data dilakukan secara analisa univariat (tabel distribusi frekuensi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita DM tipe  2  di RSUDZA mempunyai  status hipertensi tingkat 1    dan hipertensi tingkat 2  menurut kriteria JNC VII  berada pada tingkatan usia diatas 50 tahun, mempunyai riwayat keluarga menderita DM, menjalankan pola  makan yang  kurang baik, mempunyai  kebiasaan merokok, menjalankan aktifitas  fisik  atau olahraga  yang kurang serta memiliki  tingkat pengetahuan yang kurang baik mengenai  DM. Saran yang dapat diberikan kepada penderita DM tipe 2 adalah memperbaiki gaya hidup serta rutin memeriksakan kadar gula darah.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :      DM tipe  2, riwayat keluarga,  usia,  pola makan, aktifitas fisik, kebiasaan merokok, hipertensi, tingkat pengetahuan.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109781</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 11:23:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 11:34:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>