<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109772">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Shafira Adzana M</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Magister Kenotariatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANALISIS PUTUSAN NOMOR 23.Pdt.G/2015/PN. Gst TENTANG&#13;
KEWARISAN PADA ETNIS TIONGHOA DIKAITKAN DENGAN&#13;
PERSPEKTIF HUKUM ADAT&#13;
Shafira Adzana M*&#13;
Ilyas**&#13;
Novi Sri Wahyuni***&#13;
ABSTRAK&#13;
Masyarakat Tionghoa di Indonesia adalah salah satu golongan penduduk&#13;
yang menurut Pasal 131 IS dimana Pengklasifikasian penduduk ini juga&#13;
mengakibatkan setiap kelompok penduduk menggunakan hukum perdatanya&#13;
masing-masing; misalnya, Hukum Perdata Barat (Burgerlijk Wetboek) berlaku&#13;
untuk kelompok Asing Eropa dan Timur, sedangkan Hukum Adat berlaku untuk&#13;
masyarakat Pribumi atau Pribumi Indonesia. Persyaratan KUH Perdata tidak&#13;
selalu dipatuhi dalam praktik dan kadang-kadang diabaikan sama sekali. Tradisi&#13;
Tionghoa membagi warisan secara berbeda antara putra dan putri. Berbeda&#13;
dengan KUH Perdata, di mana anak perempuan dan laki-laki mendapat warisan&#13;
yang sama, anak laki-laki memegang peran superior dalam rumah tangga. Tentu&#13;
ada akibat hukum dalam situasi ini, yaitu dengan hukum yang berlaku.&#13;
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menjelaskan cara penyelesaian&#13;
sengketa pembagian warisan pada masyarakat Tionghoa yang tidak setuju&#13;
pembagiannya berdasarkan hukum adat, pertimbangan hakim yang menjatuhkan&#13;
putusan terhadap sengketa waris pada etnis Tionghoa dan asas keadilan,&#13;
kemanfaatan dan kepastian hukum terhadap Putusan Pengadilan Negri Gunung&#13;
Sitoli.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang didukung&#13;
oleh data empiris. Pendekatan legislatif dan pendekatan konseptual keduanya&#13;
digunakan sebagai metode pendekatan. Sumber hukum primer, bahan hukum&#13;
sekunder, dan bahan hukum tersier merupakan sumber informasi hukum dalam&#13;
penelitian.&#13;
Hasil Penelitian ditemui bahwa masyarakat Tionghoa tidak seluruhnya&#13;
mengatur waris keluarga menggunakan adat Tionghoa. Keluarga yang&#13;
bersengketa yang diselesaikan di pengadilan menggunakan hukum perdata.&#13;
Kedudukan Ahli waris pada pembagian waris berupa Wisma sudah sesuai dengan&#13;
aturannya. Pembagian waris pada putusan No.23/PDT.G/2015/PN.Gst sudah&#13;
mencermikan asas keadilan bagi kedua belah pihak, mengandung asas&#13;
kemanfaatan bagi kedua belah pihak tetapi untuk kepastian hukum menggunakan&#13;
aturan Perdata bukan menurut hukum adat Tionghoa.&#13;
Disarankan kepada pengadilan untuk memperhatikan pertimbangan&#13;
mengenai penyelesaian sengketa waris secara adat Tionghoa. Hakim hendaknya&#13;
mempertimbangkan suatu perkara dengan tetap memperhatikan cita-cita keadilan,&#13;
kejelasan hukum, dan kemanfaatan untuk menghasilkan kesimpulan yang sebaikbaiknya&#13;
karena pembagian hak waris dalam budaya Tionghoa memasukkan adat&#13;
istiadat. Untuk mengatur penyelesaian sengketa dengan seluk-beluk hukum adat,&#13;
diperlukan pemikiran untuk membangun lembaga adat yang lebih kuat atau&#13;
otonom.&#13;
Kata Kunci: Waris, Tionghoa, Hukum Adat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109772</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 10:22:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-27 10:25:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>