<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109686">
 <titleInfo>
  <title>KONSTRUKSI NORMATIF KEWENANGAN DINAS PERTANAHAN ACEH BERDASARKAN PERATURAN PRESIDEN NOMOR 23 TAHUN 2015</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ghazi Ahmad Tijani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Magister Kenotariatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemerintah Pusat menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2015. &#13;
Dalam Perpres tersebut diamanatkan peralihan Badan Pertanahan Nasional menjadi &#13;
Badan Pertanahan Aceh. Peralihan belum dilaksanakan sampai saat ini, dan &#13;
kewenangan masih dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional &#13;
Aceh. Pejabat Pembuat Akta Tanah sebagai mitra BPN apabila terjadi peralihan &#13;
BPN menjadi BPA tidak dapat lagi melaksanakan kewenangannya di Aceh. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kewenangan &#13;
Dinas Pertanahan Aceh sesuai dengan ketentuan Perpres No. 23 Tahun 2015, &#13;
implikasi yang muncul ketika Kanwil BPN masih penuh melaksanakan &#13;
kewenangannya di Aceh paska keluarnya Perpres No. 23 Tahun 2015, dampak yang &#13;
terjadi terhadap kewenangan Pejabat Pembuat Akta Tanah apabila Dinas &#13;
Pertanahan Aceh terbentuk.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif. Metode &#13;
pengambilan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan untuk menghimpun &#13;
bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dalam penelitian ini. Metode analisis &#13;
yang digunakan adalah metode analisis kualitatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan paska keluarnya Perpres No. 23 Tahun 2015 &#13;
Pemerintah Aceh membentuk Dinas Pertanahan Aceh namun dalam pelaksanaan &#13;
kewenangannya karena belum terjadi peralihan sesuai dengan Perpres No. 23 &#13;
Tahun 2015 sehingga tidak ada kejelasan dari kewenangan pertanahan yang akan &#13;
di limpahkan ke Pemerintah Aceh, Pejabat Pembuat Akta Tanah apabila terjadi &#13;
peralihan kewenangan dari Badan Pertanahan Nasional ke Badan Pertanahan yang &#13;
ada di Aceh menyebabkan PPAT tidak lagi memiliki kewenangan di Aceh.&#13;
Disarankan kepada Pemerintah Pusat untuk mengeluarkan kebijakan baru &#13;
dalam hal pertanahan di Aceh, DPR Aceh bersama Gubernur segera mempercepat &#13;
proses pengesahan draf Qanun Pertanahan Aceh, kepada Pemerintah Pusat bersama &#13;
Pemerintah Aceh harus segera mengeluarkan kebijakan baru terkait dengan &#13;
pengaturan kewenangan Pejabat Pembuat Akta Tanah apabila proses peralihan &#13;
kewenangan dalam Perpres No. 23 Tahun 2015 akan dilaksanakan.&#13;
Kata Kunci: Peraturan, Pemerintah, Kewenangan, Tanah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PROPERTY LAW</topic>
 </subject>
 <classification>346.04</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109686</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-24 10:41:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-05-04 15:15:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>