<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109669">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN BAHAN ORGANIK KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA L.) TERHADAP KOMPONEN HASIL BEBERAPA VARIETAS CABAI BESAR (CAPSICUM ANNUUM L.) IPB</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Astuti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agroteknologi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Putri Astuti. 1805101050018. “Pemanfaatan Bahan Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap Komponen Hasil Beberapa Varietas Cabai Besar (Capsicum annuum L.) IPB” dibawah bimbingan Siti Hafsah sebagai Pembimbing Utama dan Erita Hayati sebagai Pembimbing Anggota.&#13;
RINGKASAN&#13;
Cabai adalah salah satu tanaman hortikultura yang sudah lama dibudidayakan di Indonesia. Pemenuhan produksi cabai besar diperlukan upaya peningkatan produksi dengan cara yang murah dan aman bagi lingkungan. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi adalah dengan memanfaatkan sumber bahan organik yang dapat meningkatkan hasil tanaman serta mengurangi penggunaan bahan kimia yang dapat merusak tanah sebagai media tumbuh. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan sebagai sumber bahan organik adalah kirinyuh (Chromolaena odorata L.). Selain bahan organik, penggunaan benih yang dapat beradaptasi dan berproduksi tinggi juga merupakan pilihan dalam pengembangan tanaman cabai besar.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bahan organik kirinyuh dan beberapa varietas terhadap komponen hasil cabai besar serta interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan 2 Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh mulai dari bulan Mei sampai dengan Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu dosis bahan organik kirinyuh (D) terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol (D0), 10 ton ha-1 (D1), 20 ton ha-1(D2) dan 30 ton ha-1 (D3). Faktor kedua yaitu varietas cabai (V) terdiri dari 3 taraf yaitu F1 Gada (V1), Anies (V2) dan Seloka (V3). Adapun parameter yang diamati antara lain jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, panjang buah, diameter buah, bobot per buah, panjang tangkai buah, umur panen dan potensi hasil.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis bahan organik kirinyuh 10 ton ha-1 mampu meningkatkan diameter buah cabai besar. Sedangkan dosis bahan organik kirinyuh 30 ton ha-1 mampu meningkatkan jumlah buah, bobot buah per tanaman dan potensi hasil cabai besar. Varietas Anies memberikan hasil yang lebih baik pada karakter jumlah buah, bobot buah tanaman, diameter buah, bobot per buah, panjang tangkai buah dan potensi hasil tanaman cabai besar. Sedangkan Varietas F1 Gada memperlihatkan hasil yang lebih baik pada karakter panjang buah. Tidak terdapat interaksi antara dosis bahan organik kirinyuh dengan varietas cabai terhadap komponen hasil.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109669</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-23 15:06:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-24 10:02:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>