Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STUDI MANAJEMEN PENGADAAN PEKERJAAN RNKONSTRUKSI SISTEM E-PROCUREMENT PADARNDINAS PENGAIRAN ACEH
Pengarang
nusri kurniawan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200060058
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.092
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengadaan barang dan jasa adalah cara untuk memilih calon penyedia yang akan ditunjuk untuk melaksanakan pengadaan barang/pekerjaan jasa. Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pernah dilakukan dengan cara konvensional (manual). Pelelangan secara konvensional (manual) langsung mempertemukan pihak-pihak yang terkait dan membutuhkan waktu lama dan biaya yang cukup besar. Proses transparansi pengadaan barang/jasa saat ini sudah dapat dilakukan melalui proses yang disebut E-procurement. Komunikasi juga dilakukan secara online sehingga dapat meminimalisasi pertemuan antara penyedia barang/jasa dengan panitia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keunggulan (kelebihan) dan kelemahan (kekurangan) penerapan sistem elektronik (e-procurement) dibandingkan dengan sistem konvensional/manual pada fase planning, organizing, actuating and controlling. Hasil analisis data dan pembahasan menyangkut indetifikasi keunggulan dan kelemahan penerapan sistem E-procurement dibandingkan dengan sistem konvensional/manual pada fase planning, organizing, actuating and controlling. Untuk faktor keunggulan penerapan sistem E-procurement dan sistem konvensional/manual pada fase planning, organizing, actuating and controlling yaitu tahapan dan proses secara online, efisien dalam pembuatan dokumen, lebih transparan dalam evaluasi, aanwijzing secara online, keamanan dokumen terlindungi dengan sistem dan tidak menghabiskan biaya yang cukup besar. Untuk faktor kelemahan penerapan sistem E-procurement dan sistem konvensional/manual pada fase planning, organizing, actuating and controlling yaitu tahapan dan proses secara manual, tidak efisien dalam pembuatan dokumen lelang/penawaran, tidak transparan dalam tiap tahapan evaluasi, proses aanwijzing secara tatap muka dengan pihak penyedia barang/jasa, dokumen lelang dimasukkan secara manual pada setiap instansi/dinas dan menghabiskan biaya yang cukup besar.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PENERAPAN E-PROCUREMENT PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA KONSTRUKSI DI PEMERINTAHAN KOTA BANDA ACEH (Ratih Putri Gundary, 2014)
PENGARUH PENGGUNAAN E-PROSUREMENT DAN DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK TERHADAP PENCEGAHAN KORUPSI PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH MELALUI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL (STUDI EMPIRIS PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI) (Irfan Syahputra, 2023)
KAJIAN TINGKAT PEMAHAMAN KONTRAKTOR TERHADAP PROSEDUR PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI SECARA E-PROCUREMENT LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE) BANDA ACEH (Mahyal Habibi, 2024)
ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM E-PROCUREMENT BERBASIS EVALUASI HEURISTIK JACOB NIELSEN PADA DINAS BINA MARGA DAN CIPTA KARYA (BMCK) ACEH (Muhammad Zanuar Fajar, 2024)
STUDI MANAJEMEN PENGADAAN PEKERJAAN RNKONSTRUKSI SISTEM E-PROCUREMENT PADARNDINAS PENGAIRAN ACEH (nusri kurniawan, 2014)