<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109568">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA KULIT PASIEN PENDERITA DERMATITIS ATOPIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTI AISYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Dermatitis atopik merupakan penyakit peradangan pada kulit yang bersifat menahun (kronik), sangat gatal dan residif. Dermatitis atopik memiliki hubungan dengan perubahan mikrobiota pada kulit yaitu dengan tingginya kolonisasi          Staphylococcus aureus pada kulit pasien dermatitis atopik. Tingkat keparahan dermatitis atopik dapat mempengaruhi kolonisasi Staphylococcus aureus pada kulit pasien penderita dermatitis atopik. Semakin tinggi tingkat keparahannya maka akan semakin besar kemungkinan kulit terkolonisasi Staphylococcus aureus. Tingkat keparahan dermatitis atopik dihitung dengan Scoring Atopic Dermatitis (SCORAD) yang terdiri dari tanda-tanda objektif dan subyektif dari penyakit dermatitis atopik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Staphylococcus aureus pada kulit pasien penderita dermatitis atopik di Poliklinik Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data total sampling. Jumlah pasien pada penilitian ini adalah 20 orang. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan gelajala klinis pasien dan pemeriksaan bakteri berupa swab kulit yang hasilnya diidentifikasi di Laboratorium Mikrobiologi RSUDZA Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan pasien dermatitis atopik lebih banyak pada rentang usia &gt; 60 tahun (30%), berjenis kelamin perempuan (70%), dan memiliki pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (35%). Tingkat keparahan dermatitis atopik paling banyak adalah tingkat keparahan SCORAD sedang (60%) dan ditemukan Staphylococcus aureus pada kulitnya (30%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah sedikit yang ditemukan Staphylococcus aureus pada kulit pasien dermatitis atopik dan derajat keparahan dermatitis atopik paling banyak adalah derajat keparahan SCORAD sedang.&#13;
Kata kunci: Dermatitis atopik, Staphylococcus aureus, SCORAD&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109568</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-20 14:43:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-20 14:46:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>