GAMBARAN WORKPLACE VIOLENCE PADA PERAWAT DI AREA KERJA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN WORKPLACE VIOLENCE PADA PERAWAT DI AREA KERJA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

CUT KHARISSA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ardia Putra - 198210172006041004 - Dosen Pembimbing I
Yuswardi - 198501232015041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1912101010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Workplace violence menjadi fenomena dan masalah global yang dapat mempengaruhi sistem layanan kesehatan. Tenaga kesehatan khususnya perawat menjadi populasi rentan dalam menghadapi setiap tindak kekerasan. Perawat menganggap insiden workplace violence sebagai bagian dari rutinitas pekerjaan untuk meminimalkan terjadinya masalah di tempat kerja. Kurangnya kontribusi perawat dalam pelaporan, kebijakan manajemen rumah sakit, dan dukungan organisasi profesi keperawatan dapat menyebabkan tindakan kekerasan dalam bentuk penyerangan, pelecehan, intimidasi dan ancaman yang dapat mempengaruhi perkembangan fisik, emosional, spiritual, budaya, dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian kekerasan fisik dan kekerasan non fisik pada perawat yang bekerja di area kerja Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat teregistrasi sebagai anggota PPNI Kota Banda Aceh sebanyak 4.131 perawat. Sampel penelitian ini sebanyak 172 perawat dengan metode snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Workplace Violence Health Sector Bahasa Version (WPVHS_B). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat tidak mengalami kekerasan fisik selama 12 bulan terakhir, tetapi perawat mengalami kejadian kekerasan non fisik sebanyak 15 (8,7%) perawat. Organisasi profesi keperawatan diharapkan untuk dapat memberikan informasi, kebijakan dan pelatihan tentang workplace violence sebagai antisipasi dini dan penangan dalam mengurangi tindak kekerasan.

Workplace violence is a global phenomenon and problem that can affect the health care system. Health workers, especially nurses, are a vulnerable population in the face of any act of violence. Nurses consider incidents of workplace violence as part of the work routine to minimize the occurrence of problems at work. The lack of contribution of nurses in reporting, hospital management policies, and support from nursing professional organizations can lead to acts of violence can include attacks, harassment, intimidation and threats that can affect physical, emotional, spiritual, cultural, and social development. This study aimed to describe the incidence of physical and non-physical violence against working nurses in Banda Aceh. This study uses a descriptive method with a cross-sectional study approach. The population of this research was 4.131 registered nurses as members of the PPNI in Banda Aceh City. The sample of this research was 172 nurses using the snowball sampling method. The data were collected by using Workplace Violence Health Sector Bahasa Version (WPVHS_B) questionnaire. The results showed that the nurses had not experienced physical violence in the last 12 months, but 15 nurses (8.7%) experienced non-physical violence. It is hoped that nursing professional organizations can provide information, policies and training about workplace violence as early anticipation and treatment in reducing acts of violence.

Citation



    SERVICES DESK