<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109508">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA BUS TRANS KOETARADJA PADA KORIDOR 2A (MESJID RAYA - LAMBARO - BLANG BINTANG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ZIAUL AKMAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dinas Perhubungan Aceh menghadirkan Bus Trans Koetaradja sebagai sarana transportasi perkotaan yang diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan dan menunjang tempat-tempat wisata sekitar kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar. Objek pada penelitian ini adalah Bus Trans Koetaradja pada koridor 2A yang menghubungkan pusat Kota Banda Aceh dan Bandara Sultan Iskandar Muda. Pada tahun 2018 hingga tahun 2021 terjadinya peningkatan jumlah penumpang Bus Trans Koetaradja pada koridor 2A sebesar 4,43% atau 10.813 penumpang. Peningkatan jumlah penumpang dapat terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya ialah kinerja pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan karakteristik penumpang, kinerja operasional, kinerja pelayanan berdasarkan persepsi penumpang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi kinerja operasional secara langsung (penumpang naik dan turun dalam bus dan waktu tunggu penumpang) dan penyebaran kuesioner kinerja pelayanan (bukti fisik, keandalan, jaminan, daya tanggap, dan empati) terhadap penumpang Bus Trans Koetaradja pada koridor 2A. Observasi Kinerja operasional dilakukan selama 2 hari (hari libur dan hari kerja). Kinerja operasional yang dianalisis adalah load factor, headway, waktu sirkulasi, kecepatan perjalanan, frekuensi dan waktu tunggu. Penyebaran kuesioner dilakukan kepada 100 responden yang disusun dengan skala likert. Hasil observasi kinerja operasional yang didapat menujukkan bahwa klasifikasi penilaian kinerja operasional pada hari libur dan hari kerja adalah “sedang”. Hasil analisis kinerja pelayanan berdasarkan persepsi penumpang menunjukkan bahwa kinerja Bus Trans Koetaradja secara keseluruhan sudah “sangat baik”. Atribut kinerja pelayanan yang paling baik menurut persepsi penumpang adalah bentuk fisik (tangibles) dengan kategori penilaian “sangat baik” dan atribut kinerja pelayanan yang paling rendah adalah keandalan (reliability) dengan kategori penilaian “baik”. Hasil perbandingan kinerja operasional yang ada terhadap kinerja pelayanan menurut persepsi penumpang menunjukkan bahwa kinerja operasional bus secara keseluruhan adalah “sedang” atau “cukup” sedangkan persepsi penumpang terhadap kinerja pelayanan menilai bahwa kinerja bus secara keseluruhan sudah “sangat baik”.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109508</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-17 19:53:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-20 08:59:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>