<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109399">
 <titleInfo>
  <title>DETERMINAN PELAKSANAAN PROSES KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses keperawatan merupakan metode atau cara yang dilakukan oleh perawat yang bersifat ilmiah, sistematis, dinamis dan terus menerus serta berkesinambungan dalam rangka pemecahan masalah kesehatan agar kebutuhan dasar pasien tetap terpenuhi. Fenomena tidak terlaksananya proses keperawatan dengan baik di karenakan adanya perbedaan persepsi antar perawat, latar belakang pendidikan perawat, kurangnya pemahaman perawat, kurangnya motivasi perawat, dan perubahan tenaga kerja dan masih kurangnya sikap perawat dalam menjalankan proses keperawatan dengan baik dan sempurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dalam pelaksanaan proses keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel 168 responden dengan metode pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dimodifikasi oleh peneliti  sebanyak 122 pernyataan. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan faktor kompetensi, imbalan dan supervisi. Sedangkan faktor yang tidak ada hubungan yaitu motivasi dan kepemimpinan dengan pelaksanaan proses keperawatan. Hasil penelitian analisis data dengan multivariat bahwa didapatkan dimensi yang paling dominan yaitu supervisi, artinya supervisi yang dilakukan dengan baik akan berpeluang 30 kali menghasilkan pelaksanaan proses keperawatan yang baik dibandingkan supervisi yang kurang. Penelitian ini direkomendasikan kepada perawat pelaksana untuk menjalankan pelaksanaan proses keperawatan sesuai SNARS agar meningkatkan mutu pelayanan kesehatan pasien di rumah sakit umum daerah Kabupaten Pidie.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109399</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 13:49:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 14:37:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>