Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KLINIK SUMBER SEHAT DESA SINYEU INDRAPURI ACEH BESAR TAHUN 2013
Pengarang
Mara Isnaini - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1107101190002
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang terus menerus mengalami peningkatan setiap tahun, dimana hipertensi didefinisikan suaru keadaan dimana tekanan darah seseorang adalah sistolik diatas 140 mmHg dan diastolik diatas 90 mmHg. Berdasarkan Survei Kesebatan Rumah Tangga (SKRT) tabun 2005, kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia sebesar 26,3% dengan faktor utama adalah hipertensi. PeneJitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat di Klinik Sumber Sehat Desa Sinyeu Indrapuri Aceh Besar tahun 2013. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan metode wawancara terpimpin. Populasi 365 orang penderita bipertensi dan sampel 70 orang. Waktu penelitian dilakukan 29 juni-4 juli 2013. Hasil penelitian secara umum menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan berobat (p=0,015), tidak ada hubungan antara akomodasi dengan kepatuhan berobar (P=0,689), adanya hubungan antara lingkungan sosial dengan kepatuhan berobat (p=0,014), adanya hubungan antara perubaban terapi dengan kepatuhan berobat (p=0,00l), adanya bubungan antara interaksi tenaga kesehatan dengan
kepatuhan berobat (p=0,002), adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat (P=0,003), tidak ada hubungan antara umur dengan kepatuhan berobat (P=0,605) dan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan kepatuhan berobat (p=0,255). Diharapkan pada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi terutama kepatuhan dalam berobat melalui penyuluhan, memberikan informasi melalui media cetak atau elektronik sehingga dapat mencegah terjadinya peningkatan angka hipertensi yang signifikan.
Kata Kunci : Hipertensi, Kepatuhan berobat
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KONSELING TERHADAP KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE (MURSAL, 2016)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANRNKEPATUHAN BEROBAT PADA PENDERITARNHIPERTENSI DI KLINIK SUMBER SEHATRNDESA SINYEU INDRAPURI ACEHRNBESAR TAHUN 2013 (Mara Isnaini, 2014)
DETERMINAN KEPATUHAN MEDIKASI PADA AGGREGATE DEWASA DENGAN HIPERTENSI DI KOTA LHOKSEUMAWE (ZULKARNAINI, 2020)
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN HIPERTENSI DIRNPUSKESMAS BATOH KECAMATAN LHUENG BATA BANDA ACEH (Syifa Munawarah, 2015)
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BATOH KECAMATAN LHUENG BATA BANDA ACEH (Syifa munawarah, 2023)