<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109370">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA HEALTH BELIEF DENGAN PERILAKU COMPLIANCE PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI UPTD RSUD DATU BERU KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINA QISTHI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasien gagal ginjal kronis harus menjalani hemodialisa 4-5 jam dalam sekali tindakan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak, selain itu mereka juga harus menjaga diet, minum obat sesuai penyakit serta melakukan pembatasan cairan. Health belief diperlukan untuk meningkatkan persepsi pasien mengenai penyakitnya serta dapat menumbuhkan kepatuhan dalam menjalani tatalaksana medis yang direkomendasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara health belief dengan perilaku compliance pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah dengan teknik total sampling yang berjumlah 49 pasien. Teknik pengumpulan  data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner health belief dan kuesioner perilaku compliance. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara health belief (p-value= 0,010), perceived barriers (p-value=0,000), self-efficacy (p-value=</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109370</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 11:31:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 11:34:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>