<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109313">
 <titleInfo>
  <title>¬ANALISIS EFISIENSI ENERGI PADA JARINGAN 5G SMALL CELL INDOOR MENGGUNAKAN TRANSMISI GABUNGAN MULTI-POIN TERKOORDINASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KASMI JULAIHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak- Teknologi komunikasi seluler saat ini berkembang secara substansial, sejalan dengan permintaan jenis data pengguna perangkat seluler yang terus berkembang. Kebutuhan bandwidth yang terus meningkat seiring dengan perkembangan teknologi 5G salah satunya dapat diatasi dengan penempatan small base station (SBS) di titik dengan trafik pengguna tinggi. Namun, penempatan SBS yang saling berdekatan serta penggunaan spektrum frekuensi yang sama menyebabkan terjadinya inter-cell interference yaitu Co-Channel Interference (CCI). Selain penurunan kinerja, CCI serta trafik pengguna yang tinggi juga dapat menyebabkan penurunan Efisiensi Energi (EE) akibat besarnya konsumsi energi pada SBS (fasa downlink). Salah satu metode untuk mengurangi efek CCI berupa transmisi gabungan multi-poin terkoordinasi atau yang dikenal dengan sebutan Coordinated Multi Point-Joint Transmission (CoMP-JT). CoMP-JT merupakan algoritma pada fasa downlink yang secara bersama dan koheren menghubungkan informasi antara dua sel atau lebih ke satu atau beberapa terminal menggunakan frekuensi, waktu, dan sumber daya yang sama. Penelitian ini menganalisis tingkat EE pada jaringan 5G small cell indoor berbasis CoMP-JT dengan mempertimbangkan parameter kinerja seperti daya terima dan data rate. Selanjutnya dilakukan analisis nilai EE menggunakan CoMP-JT dan membandingkannya dengan teknik konvensional tanpa CoMP-JT. Hasil yang didapatkan yaitu terjadi peningkatan EE sebesar 190% menggunakan CoMP-JT dengan nilai rata-rata sebesar 537,2195 Mbps/Watt. Sedangkan untuk teknik konvensional diperoleh nilai rata-rata EE sebesar 183,4785 Mbps/Watt. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tingkat EE untuk sistem komunikasi small cell 5G indoor dengan teknik CoMP-JT lebih baik dan mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan teknik konvensional.&#13;
&#13;
Kata kunci: 5G, small cell, CCI, CoMP-JT, EE.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 19:37:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-16 09:25:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>