<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109270">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  EKSTRAK  DAUN MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI LINN) DALAM MENCEGAH PENINGKATAN  KADAR  GLUKOSA  DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS)  YANG DIINDUKSI GLUKOSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade gustina siahaan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hiperglikemia merupakan  suatu keadaan  peningkatan  kadar glukosa  darah yang dapat menyebabkan kerusakan  mikrovaskular dan makrovaskular jika berlangsung dalam  waktu   lama.  Meniran   (Phyllanthus  niruri Linn)  merupakan sumber   daya  tumbuhan   di  Indonesia   yang  dapat   digunakan    untuk   mencegah peningkatan    kadar   glukosa   darah.   Tujuan    dari   penelitian    ini   adalah    untuk mengetahui  pengaruh  ekstrak  daun  meniran  dalam  mencegah  peningkatan   kadar glukosa  darah  mencit  yang diinduksi glukosa. Jenis penelitian adalah  eksperimen laboratorium  dengan  menggunakan rancangan  acak  lengkap  (RAL)  dibagi  dalam&#13;
5  kelompok  yaitu 3 kelompok  perlakuan  dan 2 kelompok  kontrol,  masing-masing diulang  sebanyak   5  kali.  Kelompok   perlakuan   3,  4,  5  (P,,  P, dan Pe) adalah kelompok  yang  mendapat  ekstrak  meniran  dosis  50 mg/kgBB.   1 00 mg/kgbb  dan&#13;
200  mg/kgbb  dan  1/2  jam  setelahnya  difanjutkan  dengan  induksi  glukosa  2  gr&#13;
/kgbb.  Kelompok   kontrol  positif (P) adalah  kelompok   yang  mendapat   induksi glukosa   2  gr  /kgbb.  Kelompok      kontrol   negatif  (P;)   adalah   kelompok   yang diberikan  akuades.  Data yang  diperoleh dianalisis dengan  one way ANAYA  dan dilanjutkan  dengan   LSD.   Hasil   uji   one  way  ANOV A  clan   LSD   pada   taraf kepercayaan  95% diperoleh  bahwa  ekstrak  daun  meniran  dosis  50 mg/kgbb,  100 mg/kgbb  dan 200 mg/kgbb  menunjukkan perbedaan  yang nyata  dalam  mencegah peningkatan kadar  glukosa  darah.  Kesimpulan penelitian  ini menunjukkan bahwa ekstrak  daun  meniran  dosis  50  mg/kgbb,   100  mg/kgbb  dan  200  mg/kgbb  dapat mencegah  peningkatan kadar  glukosa  darah  dan dosis  200 mg/kgbb  adalah  dosis yang paling efektif dalam mencegah  peningkatan kadar glukosa  darah.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Phyllanthus niruri Linn,  Glukosa,  Hiperglikemia.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109270</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 15:44:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 15:44:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>