<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109262">
 <titleInfo>
  <title>SYERN RNIDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO  PENYAKIT      INFEKSI  SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA  BAYI  LIMA TAHUN  DI PUSKESMAS ULEE  KARENG ACEH  BESARRNRN RNRNRNRNRNIDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO  PENYAKIT  INFEKSI  SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA  BAYI LIMA TAHUN DI PUSKESMAS   ULEE  KARENG ACEH  BESARRNRNRNINFEKSI  SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA  BAYI  LIMA TAHUN  DI PUSKESMAS ULEE  KARENG ACEH  BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syerli Royda Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit  infeksi  saluran  pernapasan   akut (lSPA)  merupakan   penyebab   kematian tujuh  dari  sepuluh  pada  balita, Beberapa  faktor  risiko  yang  berpengaruh   terhadap ISPA   pada   balita   antara   lain:   gizi   kurang,   berat   badan   lahir   rendah,   tidak mendapat   ASI  memadai,   polusi  udara,  kepadatan   hunian  rumah,  imunisasi yang tidak   memadai.   Telah  dilakukan   identifikasi   faktor  risiko  penyakit ISPA  pada balita  di Puskesmas   Ulee Kareng   Aceh  Besar.  Jenis  penelitian   yang  dilakukan adalah  deskriptif  dengan  pendekatan  cross sectional. Subjek  penelitian  adalah  120 pasien  ISPA usia 0-60 bulan, Diagnosis  ISPA didapatkan  dari hasil anamnesis  dan pemeriksaan    fisiko Faktor   risiko   lSPA  yang  diteliti   adalah:   status  gizi,  status imunisasi,   bahan  bakar  memasak,  obat  nyamuk  bakar,  merokok  di dalam  rumah, kepadatan   hunian  rumah.  Analisis  yang  digunakan   adalah  univariat.   Didapatkan status   imunisasi   Iengkap   78,3%  dan  tidak   lengkap   21,7%.   Penggunaan   bahan bakar  memasak  yang  memenuhi   syarat  32,5%  dan  tidak  memenuhi  syarat  67,5%. Penggunaan    obat   nyamuk    bakar   yang   memenuhi  syarat    26,7%   dan   tidak memenuhi   syarat   73,3%.   Keadaan   merokok   di  dalam  rumah   tidak  memenuhi syarat  80,8%  dan memenuhi  syarat  19,2%. Status  gizi baik 80% dan kurang 20%. Kepadatan    human   rumah    termasuk    padat    88,3%    dan   tidak    padat    11,7%. Kepadatan   hunian  rumah  merupakan   persentase   tertinggi   terjadinya   lSPA  pada balita  dan  persentase  terendah   adalah  status  gizi  kurang.  Orang  tua  diharapkan dapat  menciptakan   lingkungan   yang  aman  bagi  balita  seperti  tidak  merokok  di dekat    balita,   menggunakan     obat   oyamuk    selain   obat   oyamuk    bakar,   dan menggunakan   bahan bakar memasak  yang  memenuhi  syarat.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  infeksi  saluran  pernapasan  akut, faktor risiko,  balita.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109262</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 15:29:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-15 15:29:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>