<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109153">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT JIWA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Amna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketidakpatuhan minum obat pada pasien skizofrenia dapat memberikan berbagai dampak negatif, baik secara individu maupun lingkungan sekitarnya. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, sangat penting untuk memperhatikan kepatuhan minum obat pada pasien dengan skizofrenia dan mengetahui hal-hal yang menyebabkan kepatuhan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di poliklinik rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel yaitu 195 responden dengan metode systematic random sampling. Pengumpulan data menggunakan 4 instrumen yaitu Data Demografi, BCIS, MSPSS, ISMI-10, MMAS, dan cara ukur dilakukan dengan wawancara terpimpin. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dan uji Man-Whitney,  dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistic dalam pemodelan backward wald. Hasil penelitian multivariat ditemukan tiga faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia yaitu jumlah kali rawatan (p=0.046, OR=1,143), daya tilik diri (p=0.000, OR=5,747), dan self-stigma (p=0.000, OR= 4,814). Faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia adalah Daya tilik diri dengan nilai OR sebesar 5,747, yang artinya pasien dengan Daya tilik diri tinggi 5,747 kali berpeluang untuk patuh dalam minum obat. Diharapkan pada perawat agar dapat meningkatkan daya tilik pasien dengan memberikan intervensi psikoedukasi kepada pasien.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109153</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 13:15:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 14:37:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>