FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTROENTERITIS PADA BALITA YANG DIRAWAT DI RUANG SEUREUNE RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2010 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTROENTERITIS PADA BALITA YANG DIRAWAT DI RUANG SEUREUNE RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2010


Pengarang

Eliani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101190012

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gastroenteritis secara umum merupakan radang pencernaan yang dapat menyebabkan sakit perut, ketidak nyamanan emosional. Anak-anak kebanyakan mengalami mual, muntah, dan diare, walaupun beberapa gejala dapat eksis. adapun faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian gastroenteritis adalah status gizi, sosial ekonomi (pendapatan/ penghasilan keluarga), dan Lingkungan yang meliputi perumahan, penyediaan air, pembuagan sampah dan limbah. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor- faktor apakah yang berhubungan dengan kejadian gastroenteritis pada balita yang dirawat diruang seureune Rumah Sakit Umum daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengumpulan data dilaksanakan tanggal 5 Juli -26 Agustus 2010, jenis penelitian deskriptif korelatif dengan menggunakan metode cross sectional study. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, Jumlah sampel 34 orang, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Analisa data dilakukan dengan SPSS
menggunakan uji statstik Chi Square, bila p- value > dari nilai a (0,05) maka Ho
diterima, bila p- value < dari nilai a (0,05) maka Ho ditolak berdasarkan hasil dari tabel contingency 2x2 dengan a = 0,05, sehingga diperoleh hasil p-value untuk
variabel status gizi 0,544, untuk variabel sosial ekonomi (pendapatan keluarga)
0,016, untuk variabel lingkungan (perumahan, penyediaan air, pembuangan sampah dan limbah), 0,023. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa faktor status gizi tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan kejadian gastroenteritis sedangkan faktor pendapatan keluarga dan lingkungan (perumahan, penyediaan air,pembuangan sampah dan limbah) ada hubungan dengan kejadian gastroenteritis pada balita yang dirawat diruang Seureune Rumah Sakit Umum daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada Dinas kesehatan tingkat II untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang perawatan pemeliharaan kesehatan anak dengan cara penyuluhan kesehatan oleh tenaga kesehatan mengenai penyakit gastroenteritis.

Kata Kunci: Status gizi, sosial ekonomi, lingkungan, gastroenteritis balita.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK