<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109116">
 <titleInfo>
  <title>REGULASI EMOSIONAL ORANG TUA DALAM MENGHADAPI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT MARIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus umumnya memiliki tantangan dalam mengatur atau mengelola emosi yang dirasakan, pentingnya regulasi emosi orang tua agar tetap mengatur dan merefleksikan setiap emosi yang muncul dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus, kesulitan orang tua dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus pada saat anak tiba-tiba sikap dan perasaan anak berubah dalam sewaktu-waktu.  Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran emosi oleh orang tua dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus dan regulasi emosi dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian merupakan sebelas orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Cara pengumpulan data melalui wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkah bahwa gambaran emosinya adalah emosi positif. Emosi positif seperti Bersyukur, Ikhlas dan lapang dada terhadap kekhususan yang dimiliki oleh anak nya. Untuk regulasi emosi orang tua terkhususnya sekarang mereka sudah mencoba menerima dengan lapang dada kekhususan yang dialami oleh anak, karena beranggapan bahwa dengan kehadiran anaknya akan banyak hal-hal baik yang datang dan juga pengalaman-pengalam baru serta pembawa rezeki. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Regulasi Emosional Orang Tua, Anak Berkebutuhan Khusus&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109116</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 11:17:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 11:38:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>