<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109114">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF SIMILES IN THE ACEHNESE LANGUAGE USED BY SPEAKERS IN SAWANG SUB-DISTRICT, SOUTH ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR ASIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji makna, konteks, dan fungsi bahasa kiasan dalam bentuk simile. Khususnya perumpamaan dalam bahasa Aceh yang dituturkan oleh penutur bahasa Aceh yang berada di kecamatan Sawang, Aceh Selatan. Oleh karena itu, digunakan metode penelitian kualitatif digunakan yang bertujuan untuk menjelaskan dan mengungkapkan makna simile secara mendalam dan detail. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara yang didukung dengan teknik elisitasi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai enam penutur asli bahasa Aceh di kecamatan Sawang, dari tiga desa: Lhok Pawoh, Trieng Meuduro Baroh, dan Sikulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54 simile dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Perumpamaan diklasifikasikan menjadi empat jenis, terdiri dari perumpamaan yang mengacu pada hewan, tumbuhan, fenomena alam, dan objek umum. Peneliti juga membagi perumpamaan yang digunakan menjadi dua kategori: yang mencerminkan karakter dan yang tidak. Data perumpamaan yang merujuk pada hewan paling banyak diucapkan oleh penutur, diikuti dengan perumpamaan yang merujuk pada tumbuhan. Kemudian perumpamaan yang mengacu pada fenomena alam dan objek umum, yang tidak banyak dituturkan penutur bahasa Aceh di lokasi penelitian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109114</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 11:10:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-14 11:30:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>