<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109086">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI MORFOMETRIK DAN GENETIKA IKAN KAKAP YANG DOMINAN TERTANGKAP (GENUS LUTJANUS) DI PERAIRAN UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Riska Rahayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi  Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lutjanus yang biasa dikenal dengan “kakap” merupakan ikan yang ekonomis di dunia, termasuk di Indonesia. Mereka memiliki kesamaan morfologis yang tinggi dan sulit dibedakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfologi dan genetik dari empat kakap yang dominan tertangkap dari perairan utara Aceh, Indonesia, yaitu Lutjanus bengalensis, L. kasmira, L. gibbus, dan L. fulviflamma. Sampel dikumpulkan dari pendaratan ikan Pulo Aceh dan Lampulo. Sebanyak 60 sampel dari masing-masing spesies digunakan untuk analisis morfometrik menggunakan pendekatan morfometrik tradisional dan truss, sedangkan lima dari masing-masing digunakan sebagai sampel untuk analisis genetik dengan gen COI. Analisis morfologi menunjukkan bahwa keempat spesies ikan tersebut dikategorikan ke dalam 3 kelompok yang berbeda, dimana L. bengalensis dan L. kasmira berada dalam kelompok yang sama. Analisis genetik mengungkapkan bahwa mereka dikelompokkan menjadi empat clade yang berbeda, tetapi L. bengalensis dan L. kasmira terletak pada sub-clade yang sama, hal ini menunjukkan mereka memiliki kekerabatan genetik yang erat. L. bengalensis menghasilkan dua haplotype, L. kasmira tiga haplotype, L. gibbus tiga haplotype, dan L. fulviflamma menghasilkan empat haplotype. Berdasarkan hasil dengan pendekatan gen COI berhasil membedakan keempat spesies kakap, dimana L. bengalensis dan L. kasmira memiliki kesamaan morfologis dan genetik. Selain itu, L. fulviflamma memiliki keragaman genetik yang lebih tinggi daripada yang lain.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SNAPPERS (FISHES)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GENETICS</topic>
 </subject>
 <classification>597.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109086</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 19:42:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 10:25:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>