<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="109078">
 <titleInfo>
  <title>LINTASAN BELAJAR UNTUK MEMBANGUN KELAS DEMOKRATIS DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA MELALUI RME DI SEKOLAH DASAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desy Wulandari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Matematika FKIP Unsyiah</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembelajaran di kelas cenderung berlangsung secara tori. Kondisi ini berdampak&#13;
pada siswa yang cenderung menghafal. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengembangkan lintasan belajar pada materi pecahan untuk membangun kelas&#13;
demokratis dan kemampuan berfikir kreatif siswa melalui ME di sekolah dasar.&#13;
Penelitian in merupakan design research yang memuat tiga tahap yaitu Preparing&#13;
For The Experiment, The Teaching Experiment, Dan Retrospective Analysis. Subjek&#13;
penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 5 Lhokseumawe. Data penelitian&#13;
dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara terhadap siswa, dan tes berfikir&#13;
kreatif. Pada Uji coba Hypothetical Learning Trajectory 1 (HLT 1) peneliti sebagai&#13;
pengajar dan guru model mengamatiyang melibatkan 19 Siswa. Pada HLT 2 peneliti&#13;
mengamati sedangkan guru model sebagai pengajar yang melibatkan 20 siswa. Data&#13;
dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan indikator dari kelas demokratis&#13;
yang diamati dan hail tes berfikir kreatif siswa. Hasil penelitian disimpulkan bahwa&#13;
lintasan belajar yang dikembangkan memuat aktivitas membandingkan potongan&#13;
kue; membandingkan pecahan menggunakan papan pecahan dan garis bilangan;&#13;
menjumlahkan pecahan. Upaya yang dilakukan guru untuk mengembangkan kelas&#13;
demokratis melalui pengambilan keputusan dan masalah terbuka (open-ended) dan&#13;
sebagian bear siswa sudah membangun karakter demokratis. Hasil tes berfikir kreatif&#13;
siswa pada HLT 2 lebih baik dibanding siswa pada HLT 1.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>109078</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 16:30:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 16:37:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>